Awal Tahun, Penjualan Mobil Masih Stabil

Di awal tahun ini, angka penjualan kendaraan roda empat di Malang masih cukup seret. Sejumlah diler mengakui adanya penurunan daya beli masyarakat, apalagi jika dibandingkan Desember 2017. Meski begitu, di akhir bulan ini diprediksi gairah konsumen membeli mobil bakal meningkat.

MALANG KOTA – Di awal tahun ini, angka penjualan kendaraan roda empat di Malang masih cukup seret. Sejumlah diler mengakui adanya penurunan daya beli masyarakat, apalagi jika dibandingkan Desember 2017. Meski begitu, di akhir bulan ini diprediksi gairah konsumen membeli mobil bakal meningkat.

Penurunan penjualan di awal tahun ini diakui PT Astra Internasional Tbk Daihatsu Malang.  Penjualan yang sempat meroket pada Desember 2017, hingga pekan ini mengalami penurunan. ”Sebenarnya penjualannya masih cukup stabil, tapi memang mengalami sedikit penurunan, ya sekitar 5 persen jika di-compare dengan bulan lalu (Desember 2017),” ujar Branch Manager Daihatsu Malang Stevan Kristianto.

Menurut dia, lesunya pasar masih disebabkan efek libur akhir tahun. ”Mungkin karena bulan ini sampai tanggal 2 kan masih cuti bersama. Kemudian anak sekolah juga baru masuk,” imbuhnya. Dia yakin, fokusnya masyarakat masih pada rutinitas pasca liburan panjang bersama keluarga. Praktis pemesanan kendaraan mengalami penurunan.

Tidak hanya Daihatsu yang mengalami penurunan penjualan di awal tahun ini. Auto 2000 Toyota Malang juga mengalami situasi yang tak jauh berbeda. Supervisor Auto 2000 Sutoyo Andy Herwindo menjelaskan, meski memang mengalami penurunan, pihaknya tetap berupaya mempertahankan stabilitas penjualan. ”Ada penurunan, tapi kami jaga agar tetap stabil dengan produk inden bulan lalu yang ready bulan ini,” katanya.

Menurut dia, konsumen memilih membeli pada akhir tahun karena persepsi adanya diskon besar. Jadi, awal tahun ini pasti akan mengalami penurunan penjualan. ”Konsumen pasti akan menahan diri untuk membeli sampai lebih pertengahan bulan sehingga mungkin akan ada peningkatan yang stabil saat minggu terakhir,” jelasnya.



Pewarta :nr5
Penyunting : Ahmad Yani
Copy Editor : Dwi Lindawati
Foto : Rubianto