Awak Kapal Selamat, Tumpahan Minyak Jadi Penyebab Kebakaran

JawaPos.com – Adanya tumpahan minyak yang mengenai mesin kapal dengan lambung Alisa Indah (sebelumnya MT Adinda), diduga menjadi penyebab kapal itu terbakar, Jumat (15/2) siang. Hal itu diketahui dari Baharuddin, nakhoda kapal yang berhasil selamat dari insiden tersebut.

Diungkapkan Baharudin, selain dirinya, ada 7 orang lainnya di kapal itu. Mereka adalah, Panizar selaku Kepala Kamar Mesin (KKM) dan 6 kelasi di antaranya, Suhendri; Didit Solihin; Jhon Hendri; Romadona; Nofri; dan Yudi.

“Dari pengakuan nakhoda, mereka semua berhasil selamat setelah melompat dari kapal. Mereka berenang sekitar satu jam. Hingga akhirnya diselamatkan oleh nelayan,” kata Kapten Kapal KN 218 Dumai Leni Tadika, Jumat (15/2) malam.

Kapal yang tidak mengangkut apapun itu, berangkat dari Bagan Siapi-api, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil). Tujuannya hendak ke Selat Panjang, Kabupaten Kepulauan Meranti. “Berangkat Kamis (14/2) malam kemarin sekitar pukul 23.00 WIB dan muatannya kosong,” bebernya.



Namun saat di daerah Selat Motong, kapal hanyut terbawa arus hingga ke Perairan Tanjung Jati, Bengkalis. Di sini, kapal mulai berasap lantaran tumpahan minyak tersambar oleh cerobong asap kapal yang panas.

“KKM kapal sudah berusaha mematikan api mnggunakan APAR. Tetapi, akibat angin yang kuat sehingga api membesar dan membakar badan kapal,” jelasnya.

Sadar kalau api yang membakar kapal tak akan bisa dipadamkan, para awak kapal terjun ke laut untuk menyelamatkan diri. “Mereka berhasil selamat. Kini sudah dibawa ke Dumai untuk pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya.

Editor           : Budi Warsito

Reporter      : Virda Elisya