AT&T Siap Komersialisasi 5G di AS untuk Pelanggan Bisnis

JawaPos.com – Perusahaan telekomunikasi yang berbasis di Amerika Serikat (AS), AT&T, bersiap memulai debut 5G-nya. AT&T akan meluncurkan 5G-nya di New York, AS, untuk pelanggan bisnis atau korporasi.

Sebagaimana JawaPos.com kutip dari laman resminya, ketersediaan layanan baru ini masih terbatas sebagai awalan. Jaringan 5G AT&T diklaim akan memberikan kapasitas tambahan dan latensi lebih rendah dengan gelombang 5G milimeter dimulai dengan pelanggan dari kalangan bisnis.

“Sebagai pusat bisnis dan hiburan global yang padat penduduknya, Kota New York akan mendapat manfaat besar dari memiliki akses ke 5G, dan kami ingin sekali memperkenalkan layanan di sini,” kata Amy Kramer, presiden AT&T New York.

“Meskipun ketersediaan awal kami di Kota New York masih dalam pengenalan terbatas pada saat peluncuran, kami berkomitmen untuk bekerja sama dengan lebih banyak kota untuk memperluas cakupan ke lebih banyak lingkungan pasar kami,” lanjut Kramer.



Meskipun AT&T telah mengambil langkah pertama 5G-nya di kota New York, pihaknya masih membutuhkan strategi yang lebih baik lagi. Hal ini guna memungkinkan operator untuk menambah kapasitas di tempat lain yang paling dibutuhkan, terutama di daerah padat penduduk dan pusat perdagangan.

AT&T sendiri diketahui telah menginvestasikan hampir USD 1,4 miliar atau sekitar Rp 19,8 triliun untuk jaringan nirkabel dan kabel New York selama 2016-2018. Investasi ini meningkatkan keandalan, cakupan, kecepatan, dan kinerja keseluruhan untuk masyarakat secara luas dan sektor bisnis.

Sementara dikutip dari laman GSMArena, AT&T dan bisnis 5G di jaringannya masih jauh dari siap. Ini hanya tersedia di titik-titik kecil di seluruh kota dan menggunakan gelombang milimeter yang cukup cepat tetapi memiliki jangkauan terbatas.

Selain itu, koneksi dalam ruangan menjadi tantangan. Implementasi yang lebih praktis dari 5G akan hadir pada bulan-bulan mendatang dengan frekuensi sub-6 GHz. Sementara cakupan nasional diharapkan terealisasi paruh pertama 2020.

Di tanah air sendiri, hingga kini realisasi 5G masih sangat jauh dari kata siap. Baik para vendor teknologi komunikasi dan operator seluler di Indonesia masih menunggu regulasi soal 5G. Hal ini terkait bagaimana komersialisasinya dan yang pasti mengenai spektrum atau frekuensinya. Diprediksi, 5G di Indonesia paling cepat baru bisa terlaksana pada 2021 mendatang.