Atraksi Bambu Gila Bergerak karena Hantu? Ah Mitos!

KOTA MALANG – Bambu Gila merupakan atraksi asal Maluku yang sering kali dikaitkan dengan hal-hal mistis. Pasalnya, badan pemain yang beratraksi dalam Bambu Gila dapat bergerak tak tentu arah dan hal tersebut kabarnya digerakkan oleh roh atau hantu.

Namun kabar hal mistis dari Bambu Gila atau di tanah Jawa disebut Pring Edan itu dipatahkan. Adalah Tim Praktikum Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang membuktikan tersebut hari ini, Minggu (8/25) dalam acara “Nyai Phutut Festival” di Kampung Padepokan, Kelurahan Janti, Kota Malang.

Dipandu budayawan Pemilik Padepokan Janti, Yongki Irawan, beberapa mahasiswa awalnya kaget dengan bergeraknya sendiri badan mereka ketika memegang bambu. Hal itu terjadi setidaknya dua kali percobaan, dari pantauan radarmalang.id.

“Kok gerak ya kenapa? Aneh,” heran salah satu pemain Pring Edan.

Namun, keheranan mereka terjawab, ketika Yongki meyuruh pemain Pring Bambu untuk melingkar tanpa menggunakan bambu. Ada 10 mahasiswa yang diatur Yongki untuk berkumpul dan mempererat barisan dengan bergandengan tangan.



“Sekarang rapatkan barisan. Tetap konsentrasi. Tarik nafas-nafas dan diam,” kata Yongki.

Alhasil, beberapa mahasiswa yang membentuk lingkaran tersebut tiba-tiba bergerak sendiri. Beberapa nampak hampir kehilangan keseimbangan. Pergerakan merekapun menyerupai gerakan tak terarah ketika melakukan atraksi Bambu Gila.

Dengan adanya kesamaan antara dengan atau tanpa bambu tersebut, kata Yongki, membuktikan bahwa yang selama ini dijadikan mitos kalau Bambu Gila itu digerakkan oleh hantu adalah tidak benar.

“Itu semua cuma masalah gravitasi. Beban mereka banyak dan keseimbangan setiap orang berbeda-beda lah makanya tadi ada yang sempat mau jatuh dan bergerak sendiri,” pungkasnya.

Yongki juga mengatakan, kalau hal-hal mistis pada permainan atau atraksi tradisional seperti Bambu Gila harus dihilangkan supaya tradisi tidak menakutkan lagi dan bisa dilestarikan.

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Foto: Bob Bimantara Leander
Penyunting: Fia