Astried Carolina Herena, Juara Pertama Presenter Tingkat Malang Raya

Bakat Astried Carolina Herena di bidang komunikasi mulai terlihat. Dia yang baru saja sukses menyabet predikat juara I lomba presenter se-Malang Raya diklaim memiliki beberapa bakat khusus.

Bakat Astried Carolina Herena di bidang komunikasi mulai terlihat. Dia yang baru saja sukses menyabet predikat juara I lomba presenter se-Malang Raya diklaim memiliki beberapa bakat khusus.

Puluhan piala tertata rapi di ruang lobi SMPN 2 Sumberpucung. Dari deretan piala itu, ada beberapa yang baru didapatkan. Salah satunya diraih Astried Carolina Herena. Siswi kelas IX tersebut berhasil menyabet penghargaan sebagai juara pertama lomba presenter tingkat Malang Raya yang diselenggarakan SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen, 7 Maret lalu. Di event tersebut, dia sukses menyisihkan 31 peserta dari seluruh penjuru Malang Raya.

Jumat lalu (16/3), dia menceritakan sepak terjangnya pada koran ini. Astried mengakui jika lomba itu adalah gelaran pertama yang diikutinya. ”Sebelumnya hanya disuruh menjadi master of ceremony (MC) di acara ulang tahun sekolah (SMPN 2 Sumberpucung) saja, itu pun tahun lalu (2017),” kata dia. Meski sudah memiliki pengalaman, dia sempat deg-degan saat hendak tampil.

”Awalnya memang siap tidak siap untuk ikut lomba, soalnya belum ada pengalaman ikut lomba presenter. Tapi, Bu Umi Kulsum (pembimbing lomba) meyakinkan saya total dalam lomba tersebut,” sambung dia. Hampir tiap hari dia menghabiskan waktu untuk berlatih. ”Untuk waktu latihan biasanya dimulai dari pukul 15.00 hingga Magrib,” terang dia.

Seperti penampil pada umumnya, perasaan nervous sempat menghinggapinya. Untuk menetralisasi itu, dia selalu mengingat imbauan dari orang tuanya. ”Katanya tidak boleh sombong dan tidak boleh meremehkan lawan,” ujar pelajar kelahiran 1 April 2003 itu. Saat tampil, dia mengaku sempat kewalahan dengan ketentuan yang diberlakukan panitia. ”Dengan waktu yang hanya dua menit sehingga terburu-buru saat bicara,” imbuhnya.



Atas prestasi itu, apresiasi pun datang dari pihak sekolah. Umi Kulsum–guru Bahasa Indonesia SMPN 2 Sumberpucung sekaligus pembimbing Astried– menyampaikannya pada koran ini. ”Kalau dalam perspektif budaya Jawa, Astried memiliki wirogo (bentuk badan), wiroso (suaranya), dan wiromo (mimik wajah). Ketiganya itu sesuai dengan syarat presenter Jawa,” kata dia.

Penyunting : Bayu Mulya
Copy Editor : Dwi Lindawati
Foto : ALI AFIFI/RADAR KANJURUHAN