ASN di Palembang Diwajibkan Naik LRT

JawaPos.com – Segala upaya untuk mengoptimalkan penggunaan Light Rail Transit (LRT) Palembang terus dilakukan pemerintah daerah. Gubernur Sumsel, Herman Deru akan mewajibkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemprov Sumsel menggunakan LRT.

Herman Deru mengaku, jumlah penumpang saat ini belum optimal atau masih sekitar 5 ribu penumpang per hari. Karena itu, pihaknya bakal mewajibkan para ASN untuk menggunakannya.

“Saat ini kami masih merancang aturan tersebut,” katanya saat ditemui di Pemprov Sumsel, Selasa (5/3).

Ia mengaku nantinya setiap ASN minimal satu hari menggunakan LRT. Bahkan, jika diperlukan akan dibuat Peraturan Daerah (Perda) secara khusus untuk mengatur hal tersebut. Selain mewajibkan ASN, pihaknya juga akan membagikan kartu untuk pembayaran LRT sehingga masyarakat pun berminat untuk menggunakan LRT ini.



Nantinya, ia juga tengah berkoordinasi untuk membuat lahan parkir disekitaran lokasi stasiun LRT. Sehingga, masyarakat dapat memarkirkan kendaraan mereka dengan aman saat menggunakan LRT.

“Semua upaya ini akan dilakukan untuk meningkatkan jumlah penumpang LRT Sumsel ini,” terangnya.

Ditambahkannya, masyarakat Sumsel harusnya bersyukur karena Palembang sudah dipilih pemerintah pusat sebagai satu-satunya daerah yang dibangunkan LRT. Karena itu, dirinya berharap ini digunakan secara optimal.

Apalagi, saat ini sudah terintegrasi dengan Bus Rapit Transit (BRT) Transmusi dan Damri. Sehingga dapat menjangkau beberapa daerah. Bahkan, menjangkau Universitas Sriwijaya (Unsri).

“Harganya pun lebih murah dibandingkan angkutan lain hanya Rp 7 ribu bisa menjangkau semua,” singkatnya.

Editor           : Yusuf Asyari

Reporter      : Alwi Alim