Armada Taxi Listrik Makin Ramai Warnai Lalu Lintas Jakarta

JawaPos.com – Taxi memanfaatkan sumber energi listrik makin banyak mewarnai lalu lintas di Jadodetabek. Setelah operator taxi Blue Bird, aplikator transportasi online, Grab Indonesia menggaet Hyundai Motor Indonesia mengoperasikan GrabCar Elektrik, taxi berbasis listrik pertama di Indonesia. Saat ini total mobil listrik yang beroperasi tersebut berjumlah 20 unit.

“Saat ini yang beroperasi sebesar 20 unit dan siap pakai di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), tinggal pesan saja di aplikasi, 20 pengemudinya kita siapkan dengan memilih yang terbaik,” terang Ridzki Kramadibrata, President of Grab Indonesia saat peluncuran taxi listrik di kawasan Soetta, Tangerang, Provinsi Banten, Senin (27/1).

Pengembangan taxi listrik bertujuan mewujudkan energi bersih dan ramah lingkungan, serta komitmen Indonesia untuk menurunkan emisi gas rumah kaca hingga 29 persen pada tahun 2030.

“Kendaraan listrik diharapkan dapat menjadi solusi yang mendukung inisiatif tersebut. Dimulai dengan ini kita akan terus memelihara ekosistem yang baru saja dimulai, menciptakan sebuah lingkungan yang lebih baik kepada setiap masyarakat,” kata Sung Jong Ha, President Director of Hyundai Motors Indonesia.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyambut baik peluncuran taxi listrik. Menurutnya, pemerintah yang juga berupaya untuk mempercepat ekosistem kendaraan listrik di negara kepulauan ini.

“Kendaraan listrik ini diharapkan dapat menjadi solusi mobilitas yang mengusung konsep smart cities, dan di saat yang bersamaan juga Iebih ramah lingkungan dan minim biaya pengelolaannya. Dengan hadirnya ini, kita selangkah lebih maju lagi untuk bersama-sama mencapai target menghadirkan 2 juta unit EV (electric vehicles) di Indonesia,” jelas dia.

Kemudian Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia juga menyebutkan bahwa kendaraan listrik ini diharapkan dapat memicu keinginan masyarakat untuk lebih peduli kepada lingkungan.

“Pemerintah Indonesia juga berkomitmen untuk memajukan industri baterai mobil listrik dalam negeri dengan menggunakan cadangan nikel yang berlimpah di Indonesia” ujar dia.

Rencananya, pada tahun ini, akan ada 500 unit mobil listrik yang beroperasi di Indonesia. “Bertahap dulu ya,” tutu Ridzki.

Seperti diketahui, pemerintah menargetkan bahwa pada 2025 Indonesia memiliki 2 juta kendaraan elektrik (electric vehicIe/EV) yang beroperasi. Hal tersebut sesuai dengan Roadmap Ekosistem Kendaraan Listrik yang diluncurkan Desember 2019 lalu.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : Saifan Zaking