Arema Indonesia Bertekuk Lutut di Gajayana

MALANG KOTA – Arema Indonesia mencatatkan hasil mengecewakan pada lanjutan Liga 3 Zona Jawa Timur di Stadion Gajayana kemarin sore (11/7). Di luar dugaan, anak asuh Redi Supriyanto itu takluk 0-4 saat melakoni laga derby melawan Persikoba Batu.

Empat gol kemenangan Persikoba Batu dicetak Ari Sandi Kusuma menit 3’ dan 10’, Della Maulana Asrori menit 20’, dan Bagas Dwi Wicaksono menit 65’. Hasil ini tentu mengecewakan, mengingat Arema Indonesia tampil di depan pendukungnya sendiri.

Pelatih Arema Indonesia Redi Supriyanto pun heran timnya bisa kalah dengan skor mencolok. ”Itu di luar dugaan saya. Pemain tidak bisa menyerap instruksi,” ujar Redi.

Meski begitu, dia menyadari bahwa Arema Indonesia tengah mengalami situasi sulit beberapa waktu belakangan. Sebab, sebelum Lebaran, Arema Indonesia melepas sebagian besar pemain. ”Hampir 90 persen tim ini berubah. Saya harus memutar otak,” ujar dia.

Dia lantas membandingkan kondisi timnya dengan Persikoba. ”Batu (Persikoba) mungkin jarang latihan, tapi timnya tidak berubah,” kata dia.



Meski kalah dari Persikoba, peluang bagi Arema Indonesia untuk lolos ke babak 16 besar Liga 3 Zona Jatim memang masih terbuka. Sebab, Arema Indonesia masih menduduki peringkat dua klasemen sementara Grup F. Arema Indonesia mengumpulkan 16 poin dari delapan pertandingan.

Seperti diketahui, tiket ke babak 16 besar diperuntukkan bagi tim yang menjadi juara dan runner-up di tiap-tiap grup babak penyisihan. Adapun posisi puncak klasemen Grup F saat ini diduduki PSID Jombang  yang mengumpulkan 20 poin.

”Target kami tentu saja lolos ke 16 besar. Kami bahkan masih optimistis bisa lolos ke Liga 2,” kata Manajer Arema Indonesia Rama Acub Zaenal.

Pewarta: Darmono
Penyunting: Indra Mufarendra
Copy Editor: Dwi Lindawati
Foto: Darmono