Arema FC Rayu Flavio 87

Arema FC mulai agresif mendekati pemain bidikannya. Salah satu pemain asing yang sedang didekati Arema FC adalah Flavio Beck Junior. Pemain Pusamania Borneo FC ini dijajaki untuk menambah kekuatan lini tengah setelah tidak memperpanjang Esteban Vizcarra dan ditinggal Adam Alis.

MALANG – Arema FC mulai agresif mendekati pemain bidikannya. Salah satu pemain asing yang sedang didekati Arema FC adalah Flavio Beck Junior. Pemain Pusamania Borneo FC ini dijajaki untuk menambah kekuatan lini tengah setelah tidak memperpanjang Esteban Vizcarra dan ditinggal Adam Alis.

Ketika Jawa Pos Radar Malang menghubungi pemain berusia 30 tahun itu, Flavio membenarkan kalau dirinya sudah dihubungi manajemen Arema FC. ”Memang benar saya dihubungi Arema,” kata Flavio dalam bahasa Inggris kemarin (29/11).

Meski demikian, dirinya mengungkapkan bahwa bukan tim kebanggan Aremania saja yang sedang mendekatinya. ”Bukan hanya Arema, tetapi tiga klub lain asal Indonesia juga tengah menjalin komunikasi dengan saya,” tambah pemain Borneo FC bernomor punggung 87 itu.

Dia melanjutkan, memang ada pihak dari manajemen Arema FC yang secara langsung menemuinya untuk mendiskusikan hal itu lebih lanjut. ”Saat ini, semua percakapan hanya melalui telepon saja,” ungkap pemain asal Brasil itu.

Flavio belum memutuskan dan tengah menimbang tawaran-tawaran dari tim lain. Hingga kemarin, dia belum memutuskan ke mana dia akan berlabuh pada musim depan. ”Semua kesempatan masih terbuka,” katanya.

Terlebih, Pesut Etam –julukan Borneo FC – juga tengah menawarinya perpanjangan kontrak. ”Untuk Borneo FC, saya masih menunggu,” tambah mantan pemain SC Internacional, Brasil, itu.

Penampilan Flavio bersama Borneo FC di Liga 1 musim ini tidak mengecewakan. Meski posisinya sebagai gelandang, dia justru menjadi top skor tim, kedua terbanyak dengan tujuh gol. Dia hanya kalah dari Lerby Eliandry yang mencetak 16 gol. Dari 34 laga, Flavio bermain dalam 30 laga. Selama itu, dia membuat lima assist.

Selain kecepatannya, Flavio dikenal dengan tendangan bebasnya yang terukur dan akurat. Selama ini, Arema FC belum punya spesialis bola-bola mati. Jika pemain penyuka nomor 87 ini bergabung dengan Singo Edan, dia akan semakin identik dengan angka 87, karena Arema FC lahir pada tahun 1987.

General Manager Arema FC Ruddy Widodo beberapa waktu lalu mengungkapkan bahwa pemain asing incaran Arema FC untuk musim depan adalah para pemain sentral. Bek tengah (stopper), gelandang tengah (playmaker), dan penyerang murni (striker). Boleh dikatakan, gelandang tengah milik Borneo FC ini masuk kriteria pemain asing yang sesuai dengan kebutuhan Arema FC.

Menanggapi hal itu, Manajer Media Officer Arema FC Sudarmaji mengungkapkan bahwa Flavio memang masuk radar. Namun, dia meminta semua pihak bersabar hingga ada informasi resmi dari manajemen Arema FC. ”Untuk sementara, tunggu saja hitam di atas putih,” kata pria yang mengawali karir sebagai wartawan itu.

Meski begitu, Flavio belum tentu memperkuat Arema FC pada musim depan. ”Semua pemain punya peluang untuk direkrut Arema FC, selama itu direkomendasikan pelatih,” pungkasnya.

Sementara itu, selain Flavio Beck Junior, nama-nama pemain Liga 2 seperti Rivaldy Bauwo (Kalteng Putra), Andrianto (Metro FC), atau pemain Liga 1 Hery Prasetyo (Madura United) juga dikabarkan sedang diincar Singo Edan untuk memperkuat tim musim depan.

Pewarta: Gigih Mazda
Penyunting: Irham Thoriq
Copy Editor: Arief Rohman
Foto: Alan Rusandi