Arema FC, Pilih Gethuk atau Pelatih Asing?

MALANG – Harapan sejumlah tokoh Aremania agar tim ini mengontrak pelatih asing tampaknya sulit terwujud. Lantaran, manajemen Arema FC memberi sinyal kalau pelatih kepala Arema FC musim depan tetap Joko ”Gethuk” Susilo.

”Ini belum pasti, tapi kemungkinan tetap Gethuk. Ditunggu saja akhir November akan ada perskon (konferensi pers),” kata General Manager Arema FC Ruddy Widodo kepada Jawa Pos Radar Malang kemarin (18/11).

Jika terealisasi mengontrak Gethuk, harapan sejumlah tokoh Aremania yang ingin tim berjuluk Singo Edan ini memiliki pelatih asing pun otomatis kandas.

Sebelumnya, para tokoh Aremania berkeyakinan kalau pelatih asing yang karismatis dapat mengerek prestasi Arema FC. Dalam Liga 1 tahun ini, Arema FC hanya finis di posisi sembilan dengan mengemas 49 poin. Dengan adanya pelatih asing diharapkan Arema FC kembali juara seperti saat ditangani Robert Rene Alberts. Untuk diketahui, tahun ini Robert memperkuat PSM Makassar.

Dia menambahkan, akhir bulan ini manajemen akan merilis nama-nama tim pelatih yang bakal menukangi Arema FC untuk musim depan. Baru setelah itu, pembentukan tim dan persiapan menghadapi kompetisi musim depan dilakukan.



Pemilihan Gethuk sebagai pelatih kepala itu bukan tanpa alasan. Meski enggan menyebut nama-nama pelatih asing yang pernah menangani Arema FC, Ruddy Widodo berpendapat jika pelatih asing tidak sebagus apa yang dilihat pihak di luar klub.

”Ketika mengontrak pelatih asing untuk menukangi Arema FC musim berikutnya, mereka selalu menjawab akan diskusi dengan asisten terlebih dulu,” imbuh Ruddy tampak jengkel. Dia menjelaskan, ternyata pelatih asing selalu mengandalkan seorang asisten yang sudah mengetahui kondisi tim sebelumnya.

Praktis Joko ”Gethuk” Susilo yang sudah lama menangani Arema sebagai asistenlah yang membuat semua keputusan. ”Ternyata sarannya (dari pelatih asing) sama dengan yang diajukan Gethuk,” tambahnya.

Dia juga menjelaskan jika lebih baik mengontrak Gethuk saja jika ternyata 50–80% tugas pelatih ternyata ditangani asisten pelatih. Oleh karena itu, untuk musim mendatang, tampaknya pihak manajemen tetap bersikukuh untuk memperpanjang kontrak Gethuk sebagai pelatih kepala.

Meski begitu, dia tidak menjamin apakah keputusan tersebut final. ”Kami belum tahu ke depannya bagaimana. Bisa jadi Gethuk tidak menjadi head coach, tapi sebagai asisten. Yang pasti, dia tetap di Arema,” kata bapak dua anak tersebut.

Sementara itu, pemain Arema FC tampaknya tidak terlalu terpengaruh dengan arsitek yang akan menangani Arema FC musim 2018.

”Pelatih lokal maupun asing sepertinya tidak terlalu masalah,” ungkap salah satu pemain Arema FC Dio Permana. Pemain bernomor punggung 17 itu menambahkan jika karakter pelatihlah yang menentukan, bukan dari pelatih asing maupun lokal.

”Terpenting, fair (adil) kepada para pemain. Setiap pelatih pasti juga ingin memberikan yang terbaik buat timnya,” tandas pemain berusia 22 tahun tersebut.

Sedangkan Joko ”Gethuk” Susilo menyatakan, kalau hingga kemarin belum ada hitam di atas putih jika dirinya akan menukangi Arema FC untuk musim depan. Menurut Gethuk, dia rela saja dengan keputusan manajemen. ”Semua keputusan berada di tangan manajemen,” katanya.

Pewarta: Gigih Mazda
Penyunting: Irham Thoriq
Copy Editor: Dwi Lindawati
Foto: Doli Siregar