Arema FC Pertanyakan Sanksi Komisi Disiplin PSSI

MALANG KOTA – Komisi Disiplin (Komdis) PSSI telah menjatuhkan denda Rp 150 juta kepada Arema FC. Ini setelah Komdis PSSI menilai telah terjadi aksi pelemparan botol dan penyalaan flare pada laga Arema FC vs Persebaya, Kamis (15/8).

Lalu, apa respon dari Arema FC terkait sanksi ini?

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan Arema FC Abdul Haris terkejut ketika mengetahui kabar bahwa Komdis PSSI menjatuhkan sanksi seperti itu. “Laga lawan Persebaya itu partai big match. Mengundang animo besar. Jumlah keamanan yang dikerahkan 2.000 personil. 80 persennya di stadion,” ujar dia.

Lantaran personilnya banyak, upaya pencegahan masuknya flare atau barang-barang lain yang dilarang pun bisa dilakukan dengan maksimal. “Sepanjang laga, panpel, pihak keamanan, dan match commisioner tidak melihat adanya flare dan smoke bomb. Bahkan, MC laga, Bang Ovan Tobing menyampaikan terima kasih (kepada suporter),” kata dia.

Selain itu, sebelum surat sanksi itu turun, Komdis juga tidak melakukan upaya klarifikasi. “Biasanya, sebelum bersidang, kami diminta untuk klarifikasi. Tapi yang ini tidak ada sama sekali,” ujar Haris.



Pewarta : Indra M
Foto : Rubianto
Editor : Indra M