Arema FC Pernah Kalah 1-6 Lawan Bali United

Pemain Arema FC Dedik Setiawan saat melawan PSM Makassar Minggu lalu (13/5).

BALI – Dalam dua tahun terakhir ini, Arema FC tak pernah meraih kemenangan saat menghadapi Bali United di Stadion I Wayan Dipta Gianyar, Bali. Bahkan, pada Liga 1 musim lalu, Arema FC bertekuk lutut dengan skor mencolok, 1-6.

Kekalahan itu mungkin masih membekas di hati sejumlah pemain Arema FC. Terutama pemain-pemain yang masuk line-up pada laga tersebut. Sebut saja Hanif Sjahbandi, Johan Alfarizie, Arthur Cunha, maupun Syaiful Indra Cahya.

Waktu itu, Arema FC seolah tak berdaya menghadapi berondongan gol yang dilesakkan Sylvano Comvalius (dua gol), Stefano Lilipaly (dua gol), Irfan Bachdim, dan Miftahul Hamdi.

Meski begitu, rekor kekalahan terburuk yang diraih Arema FC musim lalu itu ternyata belum diketahui pelatih Milan Petrovic. ”Benarkah? Kita (Arema) kalah 1-6?” ujar Milan dengan nada tak percaya.

Tapi, apa pun itu, Milan menyatakan, rekor buruk itu jangan sampai memengaruhi kondisi tim jelang laga lawan Bali United malam ini. ”Saya pikir hal itu sudah lama. Tidak akan memengaruhi tim,” terangnya.

Menurut Milan, dia dan para pemain harus melupakan kekalahan saat itu. ”Mari kita sisihkan hal itu. Sebab, pertandingan besok (hari ini) adalah pertandingan yang berbeda,” ujarnya.

Pernyataan Milan itu memang benar. Komposisi skuad Arema FC saat ini memang sudah berbeda dibandingkan dengan saat kalah 1-6 dari Bali United. Sejumlah nama yang saat itu bermain, mulai dari Cristian Gonzales, Juan Pablo Pino, Esteban Vizcarra, Adam Alis, Ahmad Bustomi, hingga kiper Dwi Kuswanto tak lagi menjadi bagian tim musim ini.

Pun demikian dengan kubu Bali United. Tak ada lagi nama Sylvano Comvalius yang musim lalu begitu digdaya di depan gawang lawan.
Ketimbang dibuat silau dengan rekor tim lawan pada masa lalu, Milan memilih fokus mempersiapkan timnya saat ini. ”Yang jelas kami sudah melakukan perubahan, mengevaluasi dari beberapa pertandingan terakhir,” terangnya.

Pelatih berkebangsaan Serbia ini menyatakan, selama ini timnya sering gagal menampilkan performa terbaik karena tak memikirkan detail-detail kecil. ”Karena itu, kami akan coba perhatikan hal-hal tersebut. Melihat hal-hal yang kecil yang mungkin bisa kami maksimalkan. Kami akan coba semuanya,” terangnya optimistis.

Dia pun berharap, Arema FC segera bangkit dari keterpurukan. ”Kami akan mencoba (meraih kemenangan). Tidak hanya melawan Bali, tapi pertandingan berikutnya juga kami harapkan bisa meraih kemenangan,” tandasnya.

Pewarta: Gigih Mazda
Editor: Dwi Lindawati
Penyunting: Mufarendra