Arema FC Berambisi Tembus Papan Tengah di Paro Musim

Milan Petrovic berusaha mengarahkan Dendi Santoso pada agenda latihan di Stadion Gajayana Minggu (20/5).

MALANG KOTA- Optimisme tinggi disemburkan pelatih Arema FC Milan Petrovic. Meski saat ini kondisi tim sedang terpuruk, tapi Milan meyakinkan pada anak asuhnya jika masih ada peluang untuk bangkit. Di akhir putaran pertama Liga 1, minimal menembus papan tengah masih mungkin. Syaratnya: harus sapu bersih lima laga sisa. Artinya, dari lima laga itu, Arema FC harus bisa meraih 15 poin.

Ini memang bukan tugas ringan. Sebab lawan yang bakal dihadapi juga tim-tim cukup berkualitas. Yakni Perseru Serui (6/6), Persela Lamongan (7/7), Barito Putera (11/7), PS Tira (15/7), dan Sriwijaya FC (21/7). ”Kami berharap mendapat 15 poin, setelah itu berhenti dan menyelesaikan putaran pertama,” tegas Milan Petrovic.

Sebenarnya, jika Arema FC mampu menyapu bersih poin pada enam laga kandang di awal kompetisi lalu, Purwaka Yudhi dkk saat ini bisa menempati posisi papan atas dengan raihan 18 poin. Hanya saja, ketika itu Singo Edan justru kehilangan banyak poin di kandang sendiri. Dari enam laga yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Arema meraih hasil imbang sebanyak tiga kali.

Hal itulah yang ingin dikejar untuk dikembalikan oleh pelatih berkebangsaan Serbia tersebut. ”Kita banyak kehilangan poin dan kami berikan itu ke klub lain. Mestinya saat ini minimal kami memiliki 18 poin,” tambah bapak tiga orang anak tersebut.

Oleh karena itu, ia ingin menyapu bersih laga yang tersisa di putaran pertama ini dengan kemenangan. ”Kami harus mencoba mendapatkan poin pada pertandingan-pertandingan tersebut,” terangnya.

Ia mengungkapkan bahwa setelah melawan Perseru Serui, dirinya telah mengagendakan program latihan selama libur kompetisi untuk meningkatkan fisik dan kualitas permainan.

”Nanti itu akan ada waktu jeda, dan kami akan memanfaatkan itu dengan baik,” imbuhnya. Tak hanya itu, ia juga menjelaskan bahwa dirinya ingin membuat permainan Arema FC lebih enak ditonton agar tidak mengecewakan para fans, yaitu Aremania. ”Saya ingin menampilkan pemainan seperti klub-klub besar,” terangnya.

Strategi yang akan banyak ia terapkan adalah dengan melakukan serangan melebar ke arah sayap yang ditutup dengan umpan silang atau tusukan ke depan gawang lawan. ”Saya ingin permainan kami menyebar ke samping, mencoba menarik pemain lawan agar keluar, kemudian kami tutup dengan serangan ke bagian tengah,” ujarnya.

Tak hanya itu, ia juga menyinggung akan ada perubahan formasi setelah putaran pertama berakhir, yakni perombakan tim pada bursa transfer paro musim ini. ”Setelah menyapu 15 poin, mungkin kami akan melihat dan mencoba merubah sesuatu,” terangnya.
Menurut informarmasi, merubah sesuatu yang dimaksud ini akan ada sejumlah pemain baru.”Mungkin nanti ada tambahan pemain lokal, dan mungkin pemain lainnya. Kita lihat nanti,” tegas pelatih berusia 57 tahun tersebut.

Pewarta: Gigih Mazda
Penyunting: Abdul Muntholib