”Arek Malang” Resmi Pahlawan Nasional

MALANG KOTA – Warga Malang Raya patut bangga. Sebab, salah satu putra terbaik asal Singosari, almarhum KH Masjkur, telah ditetapkan oleh Presiden RI Joko Widodo sebagai pahlawan nasional. Penganugerahan pahlawan nasional untuk pendiri Masjid Sabilillah Blimbing itu rencananya dilakukan Jumat ini (8/11) di Istana Negara Jakarta.

Ketua Yayasan Sabilillah Bidang Sosial Prof Dr Mas’ud Said menjelaskan, pihak keluarga yang menerima penganugerahan ada cucu dari KH Masjkur, Mbak Mia. ”Informasi dari Kemensos penganugerahan besok (hari ini) pukul 13.30,” terang Mas’ud Said.

Untuk diketahui, KH Masjkur adalah salah satu pendiri Pembela Tanah Air (Peta) dan Laskar Hizbullah. Di bidang pendidikan, ulama yang lahir pada 1898 dan wafat tahun 19 Desember 1992 itu juga mendirikan Unisma (dulu Universitas Sunan Giri). KH Masjkur juga menjadi salah satu deklarator Partai Persatuan Pembangunan. Warisan lain di Malang, yakni Masjid Sabilillah yang juga melahirkan Yayasan Sabilillah.

Senada dengan Ketua Tim Pengusul Gelar Pahlawan untuk KH Masjkur, Prof Dr Kasuwi Saiban menambahkan, proses gelar pahlawan ini cukup panjang. Pada tahun 1995 sudah diusulkan oleh GP Ansor. Namun, karena ganti kepengurusan, proses tidak berlanjut. Lalu baru pada 2017, pihak Yayasan Sabilillah menginisiasi pengesahan Panglima Laskar Hizbullah ini sebagai pahlawan nasional. Setelah melalui proses yang panjang sejak Oktober 2017 diawali dengan seminar dan telaah regulasi, akhirnya Kemensos RI mengajukan nama ke presiden RI dan disetujui. (c1/abm)