Apple Akuisisi Bisnis Modem Smartphone 5G Intel, Bakal Rilis 2021

JawaPos.com – Apple mengakuisisi sebagian besar bisnis modem 5G smartphone Intel. Penandatanganan perjanjian kedua raksasa teknologi itu telah dilakukan baru-baru ini. Total transaksinya senilai USD 1 miliar. Kemudian sekitar 2.200 karyawan Intel juga akan bergabung dengan Apple, termasuk properti intelektual, peralatan, dan nilai sewa lainnya.

Dengan bergabungnya Intel ini berarti Apple akan memiliki lebih dari 17 ribu paten teknologi nirkabel. Mulai dari protokol untuk standar seluler hingga arsitektur modem dan operasi modem. Sementara Intel akan mempertahankan kemampuan untuk mengembangkan modem untuk aplikasi non-smartphone, seperti PC, perangkat internet-of-things (IoT), dan kendaraan otonom.

“Perjanjian ini memungkinkan kami untuk fokus pada pengembangan teknologi untuk jaringan 5G sambil mempertahankan kekayaan intelektual dan teknologi modem yang telah dibuat oleh tim kami,” kata CEO Intel Bob Swan sebagaimana dikutip JawaPos.com dari laman resminya, Senin (29/7).

Pada kesempatan yang sama, Johny Srouji, wakil presiden senior Apple untuk Hardware Technologies menyebut bahwa akuisisi tersebut akan membantu mempercepat pengembangan produk-produk masa Apple. “Kami telah bekerja dengan Intel selama bertahun-tahun dan tahu tim ini berbagi dengan Apple untuk merancang teknologi yang memberikan pengalaman terbaik dunia bagi pengguna kami,” katanya.



Berkaitan dengan akuisisi bisnis modem smartphone 5G Intel oleh Apple, dilansir dari laman DigitalTrends, sebuah laporan baru menunjukkan bahwa timeline Apple untuk modem 5G buatan sendiri diharapkan dapat rilis pada 2021. Laporan tersebut berasal dari Reuters dengan mengutip sumber yang mengetahui masalah ini, serta menepis rumor sebelumnya yang disebut bakal rilis pada 2022 atau 2025.

Transisi ke modem 5G sendiri kemungkinan besar akan terjadi secara bertahap. Perusahaan ini kemungkinan akan memulai dengan model iPhone yang lebih rendah dan akhirnya beralih ke rilis baru model iPhone unggulan.

Apple sendiri diketahui masih memiliki kontrak enam tahun dengan Qualcomm, sehingga tidak perlu terburu-buru mengembangkan modem sendiri. Apple kemungkinan ingin memastikan bahwa modem apa pun yang dikeluarkannya kompatibel dengan semua jaringan yang tersedia di pasarnya.

Apple juga kemungkinan besar akan memasukkan modem ke dalam produknya sendiri. Misalnya, beberapa model iPad yang memiliki konektivitas seluler, termasuk beberapa model Apple Watch. Tidak hanya itu, Apple juga dikabarkan sedang mengerjakan produk masa depan yang belum diumumkan dan memiliki konektivitas seluler mereka sendiri.