APK dan ABK masih dalam proses pencetakkan.

APK dan ABK masih dalam proses pencetakkan.

Komisioner KPU Lampung Solihin mengatakan bahwa APK dan ABK masih dalam proses pencetakkan. Pengadaan barang KPU harus melalui serangkaian proses. “KPU ini lembaga pemerintah. Jadi dalam proses pengadaan barang seperti APK dan ABK, merujuk mekanisme Kepres,” jelas Solihi kepada RADAR MALANG ONLINE, Jumat (23/2).

Proses pencetakan APK dan ABK sendiri baru bisa dilakukan setelah pengundian nomor urut pasangan calon. Belum lagi harus menunggu desain dari masing-masing pasangan calon.

“Makanya baru akhir Februari ini bisa selesai dicetak dan dipasang. KPU sudah menyampaikan ke LO (Liaison Oficcer) masing-masing calon. Mereka memaklumi hal tersebut,” jelas Solihin.

Adapun jumlah APK dan ABK yang dicetak sesuai dengan Praturan KPU (PKPU) Nomor 12 Tahun 2016. Antara lain baliho paling besar ukuran 4×7 meter dicetak 5 buah setiap pasangan calon untuk setiap kabupaten.

Kemudian umbul-umbul ukuran 5×1,5 meter 20 buah setiap calon untuk setiap kecamatan. Spanduk paling besar ukuran 1,5×7 meter paling banyak 2 buah setiap calon untuk setiap desa.



Sedangkan untuk ABK seperti flayer, pamflet, brosur dan poster dicetak sesuai dengan jumlah kepala keluarga (KK) pada daerah pemilihan untuk setiap calon. Sesuai dengan ketentuan PKPU, para pasangan calon dapat menambah 150 persen APK dari yang disediakan KPU. Serta 100 persen ABK dari yang disiapkan KPU.


(Mhd/JPC)