Anton: Kami Tampil Baru. Tidak Memakai Tim Pemenangan 2013 Lalu

MALANG KOTA – Tiga paslon (pasangan calon) wali Kota Malang dan wakil wali Kota Malang yang sudah mendaftar di KPU (Komisi Pemilihan Umum) Rabu lalu (10/1) harus mempersiapkan langkah selanjutnya.

Sebab, perebutan ”suara rakyat” di Pilwali 2018 ini diperkirakan semakin sengit. Tak pelak, mau tak mau hal ini membuat tiga paslon mempersiapkan tim pemenangan yang benar-benar solid.

Saat ini, pasangan calon Moch. Anton-Syamsul Mahmud (Asik), tidak hanya mengandalkan tim sukses dari parpol (partai politik). Mereka juga mengandalkan relawan dari non-parpol. Para relawan inilah yang akan bahu-membahu dengan tim dari partai politik untuk merebut suara rakyat.

Pasangan Moch. Anton­-Syamsul Mahmud (Asik) sendiri sudah menyiapkan 1.200 relawan yang siap terjun. Menurut Ketua LPP (Lembaga Pemenangan Pemilu) DPC (Dewan Pimpinan Cabang) PKB Kota Malang Arif Wahyudi, relawan tersebut terdiri dari beberapa komunitas.

”Itu komunitas yang di luar PKB. Kalau di DPC PKB Kota Malang memiliki relawan kurang lebih 1.500 orang,” katanya kemarin (11/1).

Arif melanjutkan, dia akan menggandeng ulama dari NU (Nahdlatul Ulama) untuk menggaet pemilih. Sedangkan untuk pemilih pemula yang menjadi andalan adalah Ketua DPC Partai Gerindra Moreno Soeprapto.

Sosoknya yang rupawan dan juga mantan pembalap itu diyakini cukup menarik perhatian pemilih pemula. ”Nanti pentolan partai pengusung (PKS dan Gerindra) akan diikutkan banyak dialog,” kata pria yang pernah menjabat sebagai anggota DPRD Kota Malang ini.

Sedangkan untuk timses (tim sukses), menurut Arif, kebanyakan mereka bukanlah tim pemenangan Anton saat menang di Pilwali Kota Malang 2013 lalu. ”Kami tampil baru, tidak memakai tim pemenangan 2013 lalu,” katanya.

”Mengenai ziarah ke wali, kami sudah mendapatkan informasi dari KPU, kalau kampanye model ziarah ke wali itu tidak diperbolehkan sehingga harus kami taati,” kata dia.

Untuk diketahui, strategi kampanye ziarah ke makam wali itu memang menjadi andalan Anton-Sutiaji saat berlaga di Pilwali 2013. Pasangan ini menang telak 41 persen dari empat pasangan lainnya.

Sedangkan Anton menyatakan kalau timsesnya saat ini belum terbentuk. ”Kami masih akan membicarakan tentang timses dan juga akan membicarakan tentang pokok-pokok kampanye,” kata Anton dengan singkat di sela-sela tes psikologi di RSSA (Rumah Sakit Saiful Anwar) Malang ini. 

Pewarta: Fajrus Shiddiq & Aris Syaiful
Penyunting: Irham Thoriq
Copy editor: Dwi Lindawati