Ketua GP Ansor Kabupaten Malang, Husnul Hakim Saadat (depan) saat laporan di Polres Malang, kemarin

MALANG – Gerakan Pemuda (GP) Ansor beserta Barisan Ansor Serbaguna (Banser) PCNU Kabupaten Malang mendatangi Satreskrim Polres Malang Sabtu, (5/1) sekitar pukul 9 pagi. Mereka berencana melaporkan perbuatan tidak menyenangkan berupa ujaran kebencian atau hate speech.

“Kami ingin melaporkan seorang ustad yang melakukan ujaran kebencian, bernama Ustad Sa’dullah dari Sukorejo, Pasuruan,” ujar Ketua GP Ansor Kabupaten Malang, Husnul Hakim Saadat.

Pelapor pun langsung menuju ruang Kanit I Tindak Pidana Umum (Tipidum) Polres Malang untuk diproses bersama Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Adrian Wimbarda.

Ditemui usai memroses laporan, Adrian mengatakan masih mendalami kasus dari laporan mereka. “Selama ini masih kita dalami lebih lanjut lagi,” ujarnya.

Pendalaman internal bersama tim diakui Adrian masih mencoba ia lakukan, mengingat barang bukti berupa video dari pelapor sudah dikantongi tim Reskrim Polres Malang

“Masih kita cari apakah ada unsur pidana utamanya ujaran kebencian atau hate speech di dalam video tersebut,” terangnya.

Diduga, ada beberapa kalimat yang bernada hate speech atau ujaran kebencian yang ditujukan kepada Ma’ruf Amin hingga Banser dan menyangkut Ansor.

Sementara pelapor juga menunjukkan potongan video yang diserahkan kepada Adrian kepada awak media. Kejadian ini sendiri diakui Adrian dilakukan pertengahan tahun kemarin sekitar bulan september 2018.

Pewarta: Elfran Vido
Penyunting: Kholid Amrullah
Foto: Elfran Vido