Anies Minta Konstruksi Flyover Lain Juga Dicek

JawaPos.com – Retaknya Flyover Rawabuaya juga mendapat perhatian dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Bahkan dirinya meminta agar dilakukan pengecekan di lokasi lain yang dibangun secara bersamaan dengan flyover tersebut.

Dirinya menilai jika ada keretakan di flyover, ada kemungkinan bisa terjadi di bangunan serupa lainnya. Perbaikan sendiri merupakan kewenangan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Kami berharap agar ini diikuti dengan pengecekan tempat-tempat lain yang dibangun bersamaan apakah memiliki risiko keretakan seperti ini. Karena kalau sebuah tempat terjadi gini, maka konsekuensi logisnya adalah tiang-tiang yang lain harus diperiksa semua,” kata Anies, di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (27/12).

Anies mengatakan terus melakukan koordinasi dengan Kementerian PUPR. Dirinya melihat respon dari Kementerian PUPR cukup cepat terkait dengan adanya keretakan flyover ini.

“Kami percayakan kepada PUPR, saya komunikasi terus dan mereka bekerja cepat membawa alat-alat dari luar untuk bisa menangani segera,” ucapnya.

Diharapkan perbaikan bisa segera selesai, agar tidak berdampak terlalu lama terhadap lalu lintas di sekitar lokasi. Pasalnya selama perbaikan, flyover ditutup. Rencananya penutupan akan dilakukan hingga 31 Desember mendatang.

“Jadi jangka pendek adalah soal ketimpangan yang mau ditangani tapi jangka panjang soal pot bearing itu bisa diperbaiki cepat,” ucapnya.

Polda Metro Jaya bersama dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta pun telah menyiapkan rekayasan lalu lintas di sekitar lokasi. Hal ini dilakukan untuk mengurai kemacetan selama perbaikan berlangsung.

Petugas memasang moveble concrete barrier (MCB) di ramp off flyover. Selain itu juga terpasang spanduk yang menginfomasikan jika flyover ditutup untuk sementara waktu. 

(ern/JPC)