Angka Kematian Ibu Melahirkan Masih Tinggi

Angka Kematian Ibu Melahirkan Masih Tinggi

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumbar Merry Yuliesdai mengatakan, kematian ibu dipengaruhi berbagai faktor. Seperti hipertensi dan pendarahan. Jika dipresentasikan, sebanyak 33,6 persen kematian ibu disebabkan kasus pendarahan. Kemudian, 23,9 persen lainnya oleh pengaruh hipertensi dan faktor lainnya.

“Kematian ibu tidak saja di Sumbar, melainkan seluruh Indonesia. Tapi, Sumbar masih tinggi AKI-nya,” kata Merry Yuliesdai, Selasa (30/1).

Disamping itu terang Merry, faktor 4 T (terlalu muda, terlalu tua, terlalu dekat dan terlalu banyak anak) juga salah satu pemicu meningkatnya kasus AKI.

Selain faktor 4T, keterlambatan mengambil keputusan hingga terlambat mendapatkan perawatan medis juga menjadi penyebab AKI.

Salah satu cara menekan AKI katanya, adalah dengan proses pendekatan keluarga. Dengan cara mendekatkan akses keluarga terhadap pelayanan kesehatan secara komprehensif yang meliputi pelayanan preventif dan promotif. Serta kuratif dan rehabilitatif dasar.



“Pendekatan keluarga ini dilakukan dengan penguatan Puskesmas. Mendorong Puskesmas melakukan kunjungan pada rumah keluarga yang mengandung,” katanya.


(rcc/JPC)