Angin Kencang, Stok Ikan di Batam Masih Aman

JawaPos.com – Wilayah Kepulauan Riau (Kepri) diterpa angin kencang yang berhembus dari Utara. Kondisi ini dapat memicu terjadinya gelombang tinggi sehingga membahayakan aktivitas kelautan. Imbasnya pada ketersediaan ikan. Padahal ikan adalah salah satu bahan pangan utama masyarakat Kepri.

Namun, kekhawatiran atas kurangnya stok ikan karena pengaruh angin kencang belum begitu dirasakan. Sebab sampai saat ini stok ikan di pasar-pasar di Batam masih mencukupi.

Pantauan Dinas Perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Kota Batam di sejumlah pasar, ketersediaan ikan masih berada di batas aman. Walaupun memang aktivitas kelautan nelayan di sejumlah daerah di Kepri cukup terganggu angin kencang.



“Dari pantauan kami di lapangan, stok ikan masih aman. Harga juga stabil, belum ada masalah,” kata Kabid Perdagangan Disperindag Kota Batam Adisty ketika dihubungi di Batam, Senin (17/12).

Saat ini, untuk harga ikan Selar di empat pasar yang didatangi tim Disperindag rata-rata Rp 46 ribu per kg. Sedangkan untuk ikan Kembung masih berada di angka Rp 42 ribu per kg. Harga ini masih berada di angka normal. Bahkan harga ikan Selar lebih murah dibanding pantauan pada minggu lalu.

Terkait dengan persoalan angin kencang yang melanda wilayah Kepri khususnya Batam, Disperindag Batam sudah berkoordinasi dengan Dinas Perikanan, dan Satgas Pangan. Mereka melakukan pemantaun bersama-sama dan berbagi informasi seputar persoalan pangan.

Terakhir, Disperindag dan Satgas Pangan telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) di beberapa pasar untuk mengantisipasi adanya permainan harga.

(bbi/JPC)