Aman! Pekerjaan Guru Tak Akan Digantikan Robot

MALANG – Masuki revolusi industri 4.0, semuanya serba digital. Tapi ada satu peran yang disebut tidak akan tergantikan oleh teknologi. Peran itu adalah tenaga pengajar atau guru.

“Di era teknologi ini guru tidak boleh menutup diri karena guru sebagai sosok sumber belajar. Apapun alasannya, peran guru walaupun sudah ada teknologi, tidak akan tergantikan apapun,” papar Ketua PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) Kabupaten Malang, Drs Dwi Sucipto SH MPd usai membuka acara workshop bertajuk Peningkatan Kompetensi dalam Mewujudkan SDM Unggul di Era Revolusi Industri 4.0, di Gedung PGRI Kabupaten Malang, Minggu, (13/10).

Acara yang diadakan PGRI Kabupaten Malang dalam rangka HUT ke 74 PGRI dan Hari Guru Nasional tahun 2019 itu mengajak guru untuk terus mengembangkan ilmu sejalan dengan era teknologi yang ada sekarang.

Namun saat ditanya soal perkembangan teknologi masa kini dengan memanfaatkan pengajaran jarak jauh memanfaatkan teknologi, Dwi mengatakan proses belajar mengajar di tingkat PAUD hingga SMA/SMK masih membutuhkan peran guru lewat tatap muka.

“Ini sudah eranya, era perkembangan teknologi. PGRI tidak alergi dengan itu (proses belajar jarak jauh) jika dilaksanakan, tapi tetap peran guru itu tetap tidak bisa digantikan dengan teknologi sepenuhnya,” katanya.

Menurutnya, guru punya kelebihan den kompetensi untuk menangani siswa secara langsung yang tidak akan tergantikan oleh robot sekalipun.

Di momen ulang tahun ini, Dwi turut mengingatkan seorang guru harus menjadikan teknologi sebuah alat, bukan diperalat teknologi.

“Walau guru tidak akan tergantikan teknologi, tapi sosok guru harus terus beradaptasi dengan adanya teknologi, jadikan teknologi alat dan jangan mau kalah dengan muridnya,” tutupnya.

Acara tahunan ini bakal diadakan selama 13 Oktober – 17 November 2019 dan diikuti peserta sekitar 8000 guru dari berbagai tingkatan mulai TK, PAUD sampai guru SMA, SMK se-Kabupaten Malang. Di workshop pertama ini, sekitar 750 guru se-Kabupaten Malang turut hadir.

Selain menyiapkan SDM masuki era revolusi industri 4.0, acara ini dibuat guna rekatkan solidaritas dan kesetiakawanan antar anggota PGRI Kabupaten Malang.

Dosen UM (Universitas Negeri Malang) Prof Dr Sumadi hingga Rektor Unikama (Universitas Kanjuruhan Malang), Dr Pieter Sahertien MSi didapuk sebagai pembicara di workshop pertama ini.

Pewarta: Elfran Vido
Foto: Elfran Vido
Penyunting: Fia