Aku Pikir Sudah Janda, Ternyata…

MALANG KABUPATEN – Kalau kata Bang Napi, kejahatan terjadi bukan hanya karena niat pelaku, tapi juga karena ada kesempatan. Hal yang sama juga terjadi pada kasus-kasus perselingkuhan yang berujung perceraian.

Sebab, bukan hanya karena niat saja, tapi juga karena memang ada kesempatan. Seperti yang terjadi pada pasutri, Markucel, 45, dan Markonah, 40, warga Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang.

Ceritanya, Markonah sudah ditinggal suaminya selama berbulan-bulan. Markucel harus mengais rejeki di pulau seberang, Kalimantan.

Meski menjalani long distance relationship (LDR), Markucel sejatinya tidak lupa pada kewajibannya. Setiap bulan, dia rutin mengirim uang pada Markonah.

Tapi, uang saja tidak cukup. Begitu mungkin yang ada dalam pikiran Markonah.



Berbulan-bulan sendirian, apalagi empat anaknya tinggal di rumah sang nenek, di Probolinggo, membuat Markonah kesepian.

Kesempatan untuk main serong pun terbuka. Bahkan, diam-diam, Markonah menikah dengan Srontol. Srontol sendiri tidak tahu kalau Markonah masih dalam ikatan pernikahan. Tahunya sudah janda.

Suatu ketika, Markucel pulang ke Pakisaji. Dia tak memberitahukan rencana kepulangannya pada Markonah. Alasannya, mau bikin kejutan.

Bisa ditebak, yang terkejut akhirnya bukan hanya Markonah. Tapi Markucel. Terlebih, Markucel ”menangkap basah” Markonah yang sedang berduaan dengan Srontol.

Tanpa pikir panjang, Markucel pun menalak istrinya itu. ”Proses mediasi sebenarnya sudah dilakukan di Pengadilan Agama Kepanjen. Tapi, akhirnya mereka sepakat untuk bercerai,” kata Bisma Putra Mahardika SH, kuasa hukum Markucel.

Pewarta               : Imron Haqiqi
Copy Editor         : Amalia Safitri
Penyunting         : Indra Mufarendra