Aksi Cebur Sumur Slamet Bikin Warga Kobar Geger

JawaPos.com – Warga Desa Kumpai Batu Atas Kecamatan Arut Selatan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng), mendadak geger gara-gara Slamet. Bagaimana tidak, pria 57 tahun itu melakukan upaya bunuh diri dengan cara terjun ke dalam sebuah sumur sedalam kurang lebih 10 meter pada Sabtu (20/7) sore.

Sontak warga yang mengetahui aksi Slamet itu, berusaha memberikan pertolongan. Tidak berapa lama kemudian, tim penyelamat dari Damkar, Basarnas serta Polri dan TNI setempat langsung datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Namun anehnya, Slamet yang masih hidup justru menolak untuk diselamatkan dan dievakuasi dari dalam sumur yang selama ini cukup dikeramatkan warga setempat.

Beberapa keluarga dan warga berusaha membujuk Slamet agar bersedia untuk diangkat keluar sumur, namun justru ditolaknya. Dia malah melakukan perlawanan dan enggan dibantu untuk naik keluar dari dalam sumur.

Petugas dan warga berusaha melakukan evakuasi terhadap Slamet yang mencoba bunuh diri dengan cara terjun ke dalam sumur, Sabtu (20/7) sore. (Istimewa/Prokal.co)

Kondisi itu membuat petugas pun kesulitan melakukan evakuasi. “Korban masuk ke dalam sumur keramat yang kedalaman mencapai 10 hingga 13 meter. Korban sendiri sampai saat ini masih dalam keadaan hidup,” kata Kepala Satpol PP dan Damkar Kobar Majerum Purni sebagaimana diberitakan Prokal.co (Jawa Pos Group).

Menurut dia, aksi Slamet yang berusaha bunuh diri itu berawal ketika keluarga sekitar sumur mendengar suara berdebum seperti orang tercebur sekitar pukul 15.00 Wib. Ketika dicek, ternyata Slamet yang nekat menceburkan diri.

“Informasi dari keluarganya, dia (Slamet) memang mengalami depresi dan sempat beberapa kali menghilang dari rumah. Kami juga bisa belum dapat informasi penyebab korban nekat menceburkan diri ke sumur,” ungkapnya.