Akhirnya, KEK Singosari Direstui

KEPANJEN – Penantian Pemkab Malang tentang pendirian Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singosari berbuah manis. Kemarin (5/11), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyetujui usulan tersebut. ”Sekarang tinggal menunggu terbitnya peraturan pemerintah (PP), paling lama satu minggu bisa keluar,” kata Wakil Bupati Malang HM Sanusi. PP itulah yang bakal menjadi dasar bagi pemkab untuk menggeber pembangunan.

”Nanti semua yang mengerjakan adalah investor,” tambah politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu. Dia mengaku optimistis proyek KEK Singosari itu bisa dilakukan mulai awal Januari 2019. ”Kalau akhir tahun ini seperti masih masa persiapan. Baru tahun depan langsung dikerjakan,” tambahnya. Percepatan pembangunan memang wajib dilakukan, karena ada ketentuan yang mengikat Pemkab Malang.

Ketentuan itu berkaitan dengan masa awal pendirian KEK Singosari. Terbentang selama tiga tahun, evaluasi berkala bakal dilakukan pemerintah pusat. Bila dianggap progresif, pembangunannya bisa dilanjutkan. Bila dianggap jalan di tempat, pemerintah pusat berwenang menghentikannya. ”Usulan kami tidak ada yang direvisi. Master plan yang sudah kami susun bakal menjadi acuannya, tidak bisa berubah di tengah jalan,” tambah Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Malang Tomie Herawanto.

Pengerjaan awal bakal dilakukan PT Intelegensia Grahatama. Perusahaan yang memang menginisiasi pendirian KEK Singosari tersebut. Mereka bakal menggandeng Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memang bergerak di bidang pariwisata. Keterlibatan investor lain tetap terbuka. Karena konsep pembangunan KEK memang sepenuhnya dilakukan pihak swasta. Pemerintah daerah dan pusat hanya memberi kemudahan dalam pendiriannya.

”Mungkin nanti bisa bertambah menjadi empat atau lebih investor lainnya,” tambah Tomie. Dia meyakinkan bila pemetaan pengerjaan proyek tersebut sudah tuntas dilakukan. ”Sekarang yang terpenting dilakukan dulu di tiga tahun awal. Ini harus dilakukan sebaik mungkin agar bisa dilanjutkan,” imbuhnya. Tiga desa di Kecamatan Singosari bakal menjadi objek utama pendirian KEK tersebut. Di antaranya yakni Desa Langlang, Klampok, dan Purwoasri. Sejumlah fasilitas seperti Techno Park, rumah sakit bertaraf internasional, dan hotel bakal didirikan di sana.



Perhatian untuk daerah-daerah penyangga juga bakal dilakukan Pemkab Malang. Salah satunya yakni Kecamatan Karangploso. ”Salah satu alternatifnya memang Karangploso, di sana sudah ada spot-spot wisata baru,” imbuh mantan kepala dinas pertanian tersebut. Sejumlah infrastruktur pendukung juga bakal diperhatikan. Ada tol Malang-Pandaan (Mapan) yang bakal diandalkan. Jalan-jalan desa juga bakal dilebarkan.

Pewarta: Hafis Iqbal
Copy Editor: Amalia
Penyunting: Bayu Mulya