Akhirnya, Jenazah Atlet Paralayang Ardi Kurniawan Dipulangkan

 

KOTA BATU – Hujan tangis menyambut kedatangan jenazah Ardi Kurniawan di rumah duka Jalan Trunojoyo, Gang IV, Kota Batu, pukul 19.00 tadi malam. Atlet paralayang tersebut merupakan salah satu korban gempa dan tsunami di Palu, Jumat pekan lalu. Dia datang ke Palu untuk mengikuti kejuaraan nasional cross country paralayang. Namun, sebelum berlaga, hotel tempatnya menginap disapu tsunami hingga ambruk. Dia pun ikut menjadi korban meninggal.

Saat jenazah tiba, Fitria, istri almarhum dan Asminah, ibunda Ardi, tak kuasa menahan tangis. Wanita berjilbab cokelat ini amat sangat terpukul. Beberapa kali hanya bisa tertunduk sembari mengusap air matanya dengan kerudung yang dia pakai.

Pemulangan jenazah ini memang sangat diharapkan Sugiono, ayah korban. Sebab, sebelumnya jenazah sempat dimakamkan di TPU Muslim, Kelurahan Pogego, Kecamatan Palu Barat, Palu, pada Rabu lalu (3/10). Namun, pihak keluarga ingin jenazah bisa dimakamkan di kampung halamannya saja. Akhirnya, keinginan keluarga itu terjawab tadi malam. Jenazah setelah disalatkan langsung dimakamkan di TPU Songgokerto pukul 19.30 WIB tadi malam. Ardi meninggalkan istri dan dua anak berusia 5 tahun dan 2 tahun.

Tak sedikit warga yang mengantarkan jasad Ardi ke tempat peristirahatan terakhirnya. ”Ardi merupakan suami, ayah, anak, dan rekan kita. Atas nama pemkot, kami mengucapkan bela sungkawa atas kepergian almarhum,” ujar Sekretaris Daerah Pemkot Batu Zadim Effisiensi pelan. (fen/c1/abm)