Akhiri Pencarian Korban Jembatan Ambruk di Taiwan

JawaPos.com – Operasi pencarian korban insiden jembatan ambruk di Kota Nanfang’ao, Yilan, Taiwan, diakhiri. Kamis (3/10) tim SAR berhasil menemukan korban hilang terakhir. ABK dari Filipina itu ditemukan tidak bernyawa.

Menurut Agence France-Presse, penemuan jenazah ABK Filipina di perairan sekitar jembatan tersebut mengakhiri operasi yang berjalan tiga hari belakangan. Kini otoritas fokus melakukan investigasi terkait dengan ambruknya jembatan itu.

Mereka juga telah menetapkan kompensasi yang akan diberikan kepada keluarga korban. Menurut National Fire Agency, setiap keluarga korban meninggal bakal mendapatkan uang santunan 5 juta dolar Taiwan alias Rp 2,2 miliar.

Insiden di pesisir timur Taiwan tersebut merenggut 6 korban jiwa dan melukai 12 lainnya. Tiga di antara korban meninggal merupakan ABK WNI. Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha menuturkan, jenazah korban sudah berada di RS Veteran di Yilan.

”KDEI Taipei berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri untuk mengurus repatriasi jenazah serta hak para korban,” ungkapnya.

Judha juga memastikan tidak ada TKI ilegal dalam insiden tersebut. Tiga korban meninggal dan empat WNI yang mengalami luka-luka merupakan ABK resmi yang bekerja di kapal ikan berbendera Taiwan tersebut.

Jembatan berusia 21 tahun itu ambruk tiba-tiba. Memang, Taiwan diserang angin topan dahsyat pada Senin malam (30/9).