Akhir Manis Tim SMAN 2

MALANG KOTA – Tim SMAN 2 pada ajang Honda DBL East Java Series 2019–South Region masih bisa berkepala tegak. Meski gagal lolos playoffs, tapi berhasil menutup laga akhir dengan kemenangan. Kemarin anak asuh Diky Freedo itu menang atas SMAN 1 Purwosari Pasuruan, 21-16.

Laga di GOR Bima Sakti kemarin ibarat penebus dosa bagi SMAN 2. Sebab, dua laga sebelumnya, tim dari sekolah yang berada di Jalan Martadinata, Kota Malang, itu menuai kekalahan. Maka, pada laga tersebut, Nurseto Cahyo dkk tampil total.

Membuka kuarter satu dengan semangat tinggi, anak asuh Diky Freedo langsung tampil mendominasi laga malam itu. Serangan mereka beberapa kali sukses membuat pertahanan SMAN 1 Purwosari kalang kabut.

Meski tidak banyak mencatatkan angka karena penyelesaian yang kurang baik. Namun, para penggawa SMAN 2 Malang pada akhirnya mampu menutup laga di interval pertama (baca: kuarter 1) dengan kemenangan 5-3.



Pada kuarter dua, para pemain SMAN 2 Malang juga tampil menyerang. Mengadalkan kombinasi Nurseto Cahyo, Farid Wahyu, dan Dimas Setiawan, pemain Smada mampu menorehkan sejumlah peluang.

Namun sayang, masalah penyelesaian akhir di kuarter pertama kembali kambuh. Peluang mereka banyak terbuang sia-sia. Alhasil, tim yang dikomandoi Muhamad Akmal Falaah itu harus rela di-comeback para pemain SMAN 1 Purwosari dengan skor 9-7.

Tidak berbeda jauh dengan kuarter kedua tadi, penyelesaian buruk di interval ketiga lagi-lagi menjadi bumerang untuk sekolah beralamat di Jalan Laksamana Martadinata No 84, Sukoharjo, ini. Muhamad Akmal Falaah dkk untuk kali kedua harus mengakui keunggulan lawannya SMAN 1 Purwosari dengan skor tipis 11-12.

Dua hasil minor itu pun langsung direspons cepat sang pelatih SMAN 2 Malang, Diky Freedo. Dia mengubah strategi dengan mengganti pemainnya dan mencoba membenahi mental pemain.

Layaknya jadi obat mujarab, pendekatan itu pun pada akhirnya membuat jalannya kuarter keempat berbalik. Dominasi Smada yang sebelumnya redup, di 10 menit interval terakhir itu perlahan tapi pasti kembali muncul.

Alhasil, Nurseto Cahyo dkk mampu menguasai kembali pertandingan. Dengan mengambil alih pertandingan di kuarter empat ini, SMAN 2 Malang pun mampu menutup laga terakhir mereka di Honda DBL East Java Series 2019–South Region dengan hasil memuaskan. Yakni, menang 21-16.

Pelatih Diky Freedo menyebut, kegagalan timnya mempertahankan keungulan di laga pertama karena masalah mental. ”Dukungan besar suporter membuat para pemain sedikit terbebani,” ungkapnya. Dampaknya, dia menambahkan, membuat Akmal Falaah dkk tampil serba terburu-buru. ”Saya mengapresiasi perjuangan anak-anak dan suporter,” ujarnya.

Dia mengaku ada banyak pembenahan yang bakal dilakukan untuk timnya. Mulai dari fisik, mental, sampai dengan teknik. Kegagalan lolos ini akan dijadikan Diky dan tim sebagai pelajaran untuk tampil lebih baik di kompetisi-kompetisi bola basket seperti Honda DBL.

Sebagai informasi, baik tim putera dan puteri SMAN 2 Malang menutup Honda DBL East Java Series 2019-South Region dengan hasil gagal lolos babak playoffs.

Pewarta : nr9
Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Abdul Muntholib