Akademisi Malaysia Bawa Konsep Arsitektur Ramah Lingkungan

Kuliah Tamu Internasional Pascasarjana Unmer

Kepala Prodi Arsitektur Pascasarjana Unmer Nurhamdoko Bonifacius (kanan) saat membuka kuliah tamu internasional yang dihadiri Dr Mohammad Zin Bin Kandar kemarin (15/3).

MALANG KOTA – Bagi Program Studi Arsitektur Pascasarjana Universitas Merdeka (Unmer) Malang mendatangkan praktisi dan akademisi dari negara lain itu penting untuk meningkatkan kompetensi dosen dan mahasiswanya. Terbaru, prodi tersebut mendatangkan Dr Mohammad Zin Bin Kandar dari Faculty of Built Environment Universiti Teknologi Malaysia (UTM).

Zin hadir di ruang 201 Gedung Pascasarjana Unmer, kemarin (15/3) untuk membagi pengetahuannya seputar arsitektur. Khususnya konsep arsitektur yang ramah lingkungan.
Dia menyebut bahwa kebanyakan bangunan yang ada saat ini berkontribusi besar terhadap meningkatnya emisi gas karbondioksida (CO2). Kondisi itu memicu global warming dan perubahan iklim.

”Dan secara tidak langsung akan berefek pada human health atau kesehatan manusia,” jelas Zin.

Dia lantas memberikan sejumlah saran terkait upaya mengurangi emisi CO2. Di antaranya, dengan melakukan inovasi dan desain tata kota, location dan linkages, sustainable sites, efisiensi air, energy dan atmosphere, material and resources, indoor environmental quality, awareness dan education.

”Jika di Malaysia, komitmen untuk mengurangi emisi CO2 di 2020 telah dilakukan dengan rating tools dalam pengindex-an energy. Yakni menggunakan Building Energy Index,” pungkasnya.



Sementara itu, Kepala Prodi Arsitektur Pascasarjana Unmer Nurhamdoko Bonifacius berharap agar para peserta kuliah tamu ini bisa mengambil manfaatnya.

”Yang kita hadirkan kali ini adalah ahli pada bidang sustainable architecture and energy efficiency, lebih mengarah pada manajemen proyek dan konstruksi,” jelas Boni.

Lebih lanjut Boni menyatakan bahwa kuliah tamu internasional ini menjadi penanda dimulainya perkuliahan baru. Artinya, pembukaan semester selalu diawali dengan menghadirkan narasumber dari luar negeri.

Untuk prodi arsitektur pascasarjana, materi yang biasa diberikan sering kali berkaitan dengan arsitektur lingkungan, tata kota dan kawasan. Lalu ada pula manajemen proyek, konstruksi, serta hunian berkelanjutan.

Pewarta: Binti Nikmatur
Penyunting: Indra Mufarendra
Copy editor: Dwi Lindawati
Foto: Binti Nikmatur