Ajarkan Berbagi, Vihara Sanggar Suci Siapkan Ratusan Porsi

LAWANG – Vihara Sanggar Suci di Desa Bedali, Kecamatan Lawang, menjadi salah satu contoh bagaimana mengajarkan toleransi umat beragama. Ya, selama Ramadan ini, vihara tersebut menyediakan ratusan takjil dan hidangan berbuka puasa.

Begitu jelang azan magrib berkumandang, tempat ibadah umat Buddha tersebut ramai oleh umat Islam. Mereka rata-rata masyarakat yang kurang beruntung dari segi ekonomi (kurang mampu). Romo Winantea, salah satu rohaniawan Vihara Sanggar Suci mengatakan, yang ingin diajarkan dalam berbagi ini adalah rasa toleransi antarumat beragama. ”Setiap hari ada 300 porsi, selama bulan Ramadan,” ungkapnya.

Baginya, toleransi antarumat beragama memang harus selalu dipupuk melalui berbagai kegiatan positif. Sehingga dalam kehidupan berbangsa bernegara ini bisa damai dan rukun. ”Tujuannya agar bisa berbaur dengan masyarakat, bisa dekat, itu lebih baik. Dan saya merasa bahagia bisa melakukannya,” ujar Winantea. ”Bakti sosial saja, dari kami selama sebulan Ramadan penuh,” tambah pria 69 tahun tersebut. Menurutnya, orang dalam hidup memang harus bekerja, dan jika mempunyai sesuatu yang lebih, alangkah baiknya untuk kegiatan sosial. Tidak perlu melihat agama ataupun suku, sebab semuanya saudara dalam kemanusiaan. ”Kegiatan seperti ini sudah dilakukan 19 tahun, dan kami berharap bisa terus berlangsung sampai kapan pun nanti,” ungkap dia.

pewarta: aris dwi

penyunting: neny fitrin



foto: aris dwi