Ajak Investasi Rumah sejak Muda

SEJUMLAH bank juga mendorong kaum milenial memiliki hunian. Bank juga turut mempermudah milenial memiliki rumah dengan program-programnya.

Area Head Mandiri Malang Theresia Pratiwi Hastari menyatakan, sejak Agustus 2018 lalu, pihaknya sudah  me-launching program tersebut di Jakarta. Secara makro, menurut dia, pemuda Indonesia masih memiliki kecenderungan untuk mengedepankan gaya hidup. Sedikit banyak, hal itu juga terjadi di Malang. ”Dengan program yang kami tawarkan, sebenarnya kami mengajak milenial mengubah tren. Yaitu berinvestasi sejak muda,” kata wanita yang akrab disapa Tari itu.

Tari menyebutkan, ada skema pembayaran yang mudah, yakni  mulai dari uang muka 0 persen hingga kemudahan lain. ”Benar jika Kementerian PUPR menggiatkan program kepemilikan rumah. Tentu juga memberikan kemudahan untuk milenial. Kami juga memberi kemudahan itu,” sambungnya.


Tari melanjutkan, semua yang diinginkan para milenial saat ini, bukan menjadi hal yang sulit. Seperti mereka yang ingin memiliki rumah mewah, namun terkendala aturan mengangsur. Bank Mandiri, dia melanjutkan, menawarkan kemudahan itu. Ada kredit berjenjang dengan bunga stagnan. ”Kami melihat karyawan yang meniti karir, mereka ingin memiliki rumah yang elegan. Namun, jika melihat upah yang diterima, ternyata tidak cukup untuk dapat rumah bagus,” jelasnya.

Untuk itu, program kredit berjenjang tersebut, dia menyatakan, sangat pas bagi para milenial. Tari menjelaskan, misalnya karyawan dengan gaji Rp 5 juta, tidak bisa memiliki rumah kisaran harga Rp 1 miliar. Namun, Bank Mandiri menawarkan itu. ”Kami yakin karyawan yang meniti karirnya di perusahaan profit, akan naik level. Begitu juga upah karyawan terus mengalami kenaikan yang berjenjang,” ucapnya.

Dengan begitu, cicilan kreditur dapat diatur. Misalnya jika di tahun ini cicilan Rp 3 juta per bulan, bisa saja di tahun berikutnya saat ada kenaikan upah atau level jabatan, mencapai Rp 5 juta per bulan. Begitu seterusnya. Dengan begitu, milenial bisa mengukur, sejauh mana dirinya dapat memiliki rumah yang diharapkan.

”Kami hitung usia mereka yang saat ini masih produktif, hingga masa-masa pensiun nantinya. Dari itu bisa dihitung kemampuan pekerja muda ini mendapatkan rumah impian,” tandasnya. Selain itu, Bank Mandiri juga masih menunggu kelarnya aturan yang digodok oleh pemerintah. Tentu jika aturan diberlakukan, pihaknya juga akan menjalankannya. Plus tawaran kredit berjenjang dengan bunga stagnan.

Pewarta: Fajrus Shiddiq
Copy Editor: Amalia
Penyunting: Mardi Sampurno