Airlangga Optimistis Pembangunan Kawasan Menara Syariah Bakal Buka Banyak Lapangan Kerja

Airlangga Optimistis Pembangunan Kawasan Menara Syariah Bakal Buka Banyak Lapangan Kerja - JPNN.com

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto: Humas Kemenko Perekonomian

jpnn.com, JAKARTA – Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan proyek pembangunan Menara Syariah di kompleks perkantoran kawasan Pantai Indah Kapuk 2 yang tengah dibangun akan membawa dampak ekonomi yang besar dan strategis. Untuk tahap awal pembangunan, proyek ini akan menyerap sekitar 5 sampai 20 ribu tenaga kerja.

Hal itu diungkapkan Airlangga pada acara peletakan batu pertama atau ground breaking gedung kembar Menara Syariah di Swisshotel, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Minggu malam (8/12).

Menurutnya, pemerintah pada dasarnya mendukung investasi atau proyek yang mampu menyerap tenaga kerja atau mendatangkan pekerjaan bagi masyarakat. Apalagi jika secara jangka panjang memiliki dampak positif secara ekonomi.

“Pembangunan Menara Syariah ini akan disertai dengan kawasan pusat keuangan terpadu. Secara khusus juga akan menyasar perkembangan ekonomi syariah di mana Indonesia seharusnya bisa menjadi pemain utama,” kata Airlangga.

Airlangga menambahkan perkembangan ekonomi syariah di Indonesia terbilang relatif masih rendah jika dibandingkan misalnya dengan Malaysia.

Airlangga mengatakan pasar keuangan syariah dunia pada tahun 2023 diperkirakan mencapai US$ 3 miliar. Hingga saat ini, nilai itu baru mencapai US$ 460 juta. Sementara, perkembangan keuangan syariah di Indonesia masih sekitar 10 persen.

Menara Syariah terletak di kawasan Pantai Indah Kapuk 2 dan di atasnya akan berdiri pula Kawasan Pusat Keuangan Syariah Internasional terpadu. Menara kembar tersebut berdiri di atas lahan sekitar 4 hektar dengan rencana pembangunan akan membutuhkan waktu sekitar 20 bulan.

Sedangkan, secara total dari lahan seluas 23,5 ha akan dibangun 45 gedung yang akan dikembangkan dengan proyeksi selesai dalam 10 tahun.