Airlangga-Luhut, Dua Menko yang Gawangi Ekonomi serta Investasi

JawaPos.com – Joko Widodo-Ma’ruf Amin telah mengumumkan jajaran Kabinet Indonesia Maju untuk membantu pemerintahannya selama lima tahun ke depan. Di bidang ekonomi serta kemaritiman dan investasi masing-masing di komandai Menteri Koordinator atau Menko sekaligus. Yakni Airlangga Hartarto sebagai Menteri Koordinator Bidang Perokonomian dan Luhut Binsar Panjaitan yang ditunjuk jadi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.

1. Airlangga Hartarto

Ketua Umum Partai Golkar kelahiran Surbaya, 1 Oktober 1962 ini dipilih Jokowi sebagai komandan bidang perekonomian menggantikan Darmin Nasution. Menjadi Menko Perkonomian, Airlangga menjadi ‘ketua kelas’ bagi Kementerian Keuangan, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perndustrian, Kementerian BUMN serta Kementerian PUPR.

Di Kabinet Kerja, Airlangga dipercaya sebagai Menteri Perindustrian. Jebolan UGM ini diketahui pernah dicap sebagai politisi gaek di Senayan sejak 2004 dari Partai Golkar.

“Ekonomi ke depan masih akan sulit, banyak tantangan yang harus dihadapi. Tetapi kita tetap optimis memanfaatkan peluang sekecil apapun yang ada,” kata Airlangga dalam acara Indonesia Trade and Investment Forum, beberapa waktu lalu.

2. Luhut Binsar Panjaitan

Lahir di Toba Samosir, Sumatera Utara, pada 28 September 1947, sebagian besar karir Luhut dihabiskan di militer. Dengan jabatan terakhir sebagai Dankodiklat TNI AD di tahun 1998.

Di dunia politik, Luhut sempat bergabung dengan Partai Golkar sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina. Namun di 2014, mundur dari Goklar karena mendukung Jokowi di pilpres 2014 yang tidak diusung Golkar.

Di Kabinet Indonesia Maju, Luhut tetap dipercaya Jokowi sebagai Menko bidang Kemaritiman dan Investasi. Luhut menjadi ‘ketua kelas’ Kementerian Perhubungan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Badan Koordinasi Penanaman Modal atau BKPM dan Kementerian ESDM.

“Bank Dunia akui jika pertumbuhan ekonomi Indonesia bagus. Masih bisa tumbub 5 persen, coba negara lain itu sampai minus. Direktur Bank Dunia David Mapless katakan itu,” kata Luhut kepada wartawan.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Abdul Rozak