Adaptasi Siskeudes, Dua Desa di Batu Telat Cairkan Dana Desa

KOTA BATU – Baru-baru ini layanan pengelolaan keuangan desa di Kota Batu menerapkan sistem keuangan desa (Siskeudes) versi 2.0. Sayangnya, penerapan ini belum bisa mengakomodir semua keperluan desa di Kota Batu.

Dari 19 desa yang ada, dua diantaranya belum melakukan pencairan Dana Desa (DD) tahap pertama tahun 2019. Yakni Desa Sumberejo, Kecamatan Batu dan Desa Torong, Kecamatan Junrejo.

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso mengatakan kedua desa itu masih terkendala penggunaan Siskeudes yang baru diterapkan di tahun 2019 ini.

“Jadi dua desa ini sedang menyesuaikan Siskeudes yang baru diterapkan tahun ini. Ada dua desa itu yang belum melakukan pencairan DD,” ujarnya.

Dari dana desa triwulan I yang belum diserap untuk Desa Sumberejo sebesar Rp 279.369.960 dan Desa Torongrejo sebesar Rp 258.729.558. 

Sementara untuk anggaran dana desa (ADD), semua desa telah menyelesaian surat pertanggungjawaban (SPJ) untuk DD, ADD, dan BHP/R tahun 2018 di inspektorat. “Semua sudah menyelesaikan SPJ, sekarang tinggal proses pencairan saja. Tahap pertama anggaran yang cair sebesar 20 persen, yang tahap kedua dan ketiga sebesar 40 persen,” imbuh dia.

Uraian keuangan Desa Kota Batu tahun 2019 ini sejumlah Rp 99,5 miliar. Jumlah itu terdiri dari bagi hasil pajak sejumlah Rp 12,3 miliar, bagi hasil retribusi Rp 953 juta, ADD sebesar Rp 59,7 miliar, dan DD sejumlah Rp 26,5 miliar.

Pewarta: Arifina
Foto: Arifina
Penyunting: Fia