Ada Lagu Karya Pelaku Pedofil, Penonton ‘Joker’ Syok

RADARMALANGID – Tak hanya menuai banyak pujian atas jalan cerita dan akting Joaquin Phoenix sebagai Arthur Fleck, film ‘Joker’ pun juga menuai banyak kontra. Baru-baru ini, muncul kontra mengenai penggunaan lagu tema dalam adegan yang menampilkan Joker berdansa sembari menuruni tangga.

Dilansir dari CNN (8/10), lagu tersebut berjudul Rock and Roll 2, buah karya dari artis bernama Glitter, dengan nama asli Paul Gadd. Umumnya lagu seorang artis yang dipakai dalam sebuah film, maka si artis berhak mendapat royalti, demikian pula dengan Paul Gadd.

Kontroversi menyeruak seketika usai diketahui Paul Gadd saat ini tengah berada di balik jeruji penjara. Ia divonis bersalah pada 2015 silam karena melakukan pelecehan seksual pada anak. Pria asal Inggris itu diyakini berusaha memperkosa seorang gadis di bawah 13 tahun, berhubungan seksual dengan gadis lain berumur belum genap 13 tahun, serta empat tuduhan serangan pada gadis-gadis kecil, membuatnya harus dihukum penjara selama 16 tahun.

Menurut laporan CNN, Paul Gadd mengakui dirinya mengoleksi video pornografi anak. Ia dipenjara selama empat tahun. Tujuh tahun berselang, saat tinggal di Vietnam, ia juga kembali dibanjiri vonis bersalah karena menyerang seorang gadis muda, lalu dihukum penjara selama tiga tahun.

Catatan tak terduga ini membuat penonton turut berkomentar, dan mempertanyakan moral para pembuat film yang memilih lagu Rock and Roll 2 karena dengan demikian, mereka memberi keuntungan kepada seorang terpidana kejahatan seksual terhadap anak.



“Sangat menyukai film ‘Joker’ namun salah satu urutan yang mengganggu untuk saya adalah musiknya. Mereka menggunakan lagu Rock and Roll 2 dari Gary Glitter. Terkejut mendengar musiknya sekarang ini, setidaknya di Inggris,” tulis akun @ayadandrews dalam cuitan Twitternya.

Sampai berita ini diturunkan, pihak Warner Bros belum memberikan komentar apapun.

Penulis: Elsa Yuni Kartika
Foto: Istimewa
Penyunting: Fia