Ada Enam Jenderal di Kabinet Jokowi-Ma’ruf

JAKARTA – Sosok belatar belakang militer maupun kepolisian mewarnai kabinet Jokowi. Termasuk di Kabinet Kerja Jilid 2 yang dilantik pagi ini.

Total, ada enam nama menteri atau pejabat setingkat menteri yang masuk kabinet. Mereka pernah menduduki posisi strategis saat berkarir di militer maupun kepolisian.
ang pertama adalah sosok Jenderal (purn) TNI Luhut Binsar Panjaitan. Sama seperti di Kabinet Kerja Jilid 1, Luhut kembali menduduki posisi Menteri Maritim dan Investasi di Kabinet Kerja Jilid 2.
Semasa aktif di militer, Luhut pernah menjabat sebagai Kodiklat TNI AD antara 1997-1998.

Lalu yang kedua ada nama Jenderal (purn) Fachrul Razi yang dipercaya menjadi Menteri Agama (Menag). Fachrul, seperti diketahui pernah menjadi Wakil Panglima TNI pada 1999 silam.

Kemudian nama ketiga adalah Mayjen TNI dr Terawan Agus Putranto yang menjadi Menteri Kesehatan. Sebelum jadi Menteri, Terawan menjabat sebagai Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD).

Keempat, ada nama Jenderal (purn) Moeldoko. Untuk kedua kalinya, Panglima TNI di era Presiden SBY ini menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan.

Kelima, Mantan Kapolri Jenderal Tito Karnavian dipercaya sebagai Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Tito sekaligus menjadi satu-satunya menteri belatar belakang polisi di kabinet Jokowi saat ini.

Terakhir dan sekaligus menjadi kejutan besar di kabinet Jokowi adalah terpilihnya nama Letjen (purn) Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan.

Eks Danjen Kopassus itu seperti diketahui menjadi rival Jokowi pada Pilpres 2019. Prabowo menjadi capres bersama wakilnya, Sandiaga Uno.

Posisi Menhan disebut Jokowi cocok untuk Prabowo. “Saya kira tidak perlu saya jelaskan tugasnya. Beliau lebih pintar dari pada saya,” ujar Jokowi saat mengumumkan nama Prabowo sebagai Menhan, pagi tadi.

Editor : Indra M