Ada Azab di Balik Kesombongan

TUMPANG – Bahaya sombong menjadi tema utama dalam pengajian rutin yang diselenggarakan di Pondok Pesantren dan Rehabilitasi Mental Az-Zainy Tumpang Jumat malam (19/10). KH Zain Baik, pengasuh ponpes tersebut, mengingatkan jika semua yang dimiliki manusia hanyalah sebuah titipan. Tidak ada satu alasan pembenar bagi manusia untuk bersikap sombong. ”Apa yang sudah kita raih tidak seharusnya menjadikan diri ini sombong,” terang Guz Zain–sapaan akrabnya–di depan ribuan jamaah.

Dia mengambil beberapa contoh azab yang diberikan Allah SWT pada umat yang sombong. Seperti pada zaman Nabi Nuh, di mana  umatnya yang sombong dan tidak patuh kepada Allah ditenggelamkan dengan bencana banjir besar. Contoh serupa juga tersaji bagi umatnya Nabi Sholeh yang serakah. Mereka dimusnahkan dengan bencana panas yang begitu dahsyat.

Dan, sosok Fir’aun menjadi contoh selanjutnya. ”Dengan kekayaan dan kehebatannya, Fir’aun memang dikenal sebagai pribadi yang sombong,” kata Gus Zain. Azab pun dilimpahkan pada Fir’aun. Dia akhirnya meninggal dunia setelah ditenggelamkan. Sebagai dasar tuntutan tersebut, Gus Zain mengingatkan tentang firman Allah SWT yang tercantum dalam Surat Al Israa’ ayat 37.

”Karena itu, jadikanlah kejadian-kejadian di negeri kita maupun kejadian pada masa umat nabi terdahulu itu sebagai pelajaran,” tambahnya. Seperti biasa, sejumlah tokoh dan pejabat tampak hadir dalam pengajian rutin tersebut. Ada Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Dr H. Fauzan MPd, Rektor Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang Dr Ir Lalu Mulyadi, dan anggota Komisi X DPR RI Dra Hj. Lathifah Shohib. (nr3/c2/by)