AC Milan jadi Pecundang di Kandang Sendiri

AC Milan jadi Pecundang di Kandang Sendiri - JPNN.com

Penyerang AC Milan Rafael Leao tertunduk lesu setelah timnya takluk 1-3 dari Fiorentina dalam laga Serie A di San Siro, Senin (30/9) dini hari WIB. Foto: twitter.com/acmilan

jpnn.com, MILAN – AC Milan takluk dari Fiorentina 1-3 di San Siro, Milan, Senin (30/9) dini hari WIB. Ketiga gol Fiorentina disumbangkan oleh penalti Erick Pulgar (14′), Gaetano Castrovilli (66′), dan Franck Ribery (78′), sedangkan gol hiburan bagi Milan dicetak Rafael Leao (80′).

Kekalahan ini membuat Milan tertahan di peringkat ke-12 dengan enam poin, sedangkan Fiorentina naik enam strip untuk menghuni peringkat kesembilan. Milan yang mencoba mencoba mendapatkan poin mengancam terlebih dahulu melalui umpan terobosan kepada Franck Kessie yang masih dapat diintersep German Pezzella. Peluang berikutnya menjadi milik Fiorentina dari tembakan Federico Chiesa yang masih dapat ditahan Gianluigi Donnarumma.

Petaka bagi Milan tercipta ketika Hakan Calhanoglu kehilangan bola di lini tengah, membuat Ribery dapat melaju ke depan, menggiring bola melewati dua pemain bertahan, memaksa Donnarumma melakukan penyelamatan.

Theo Hernandez kemudian menjatuhkan Chiesa yang mengejar bola pantul, untuk membuat wasit menunjuk titik putih. Eksekusi gelandang Pulgar tidak dapat dibaca Donnarumma untuk membawa Fiorentina unggul.

Pada babak kedua situasi sulit bagi Milan tidak berubah. Mereka kembali kemasukan lagi-lagi diawali dari Calhanoglu yang kehilangan bola. Donnarumma mampu menepis umpan silang mendatar Chiesa, namun Castrovilli bereaksi cepat untuk menyambar bola dan mengemas gol perdananya di Liga Italia.

Fiorentina mendapatkan penalti keduanya saat Castrovilli dilanggar Ismael Bennacer di kotak terlarang. Kali ini Chiesa yang bertindak sebagai eksekutor, tetapi sepakannya yang mengarah ke tengah dapat ditahan oleh Donnarumma.

Ribery menambahi gol ketiga bagi Fiorentina, melalui pergerakan memotong untuk menghindari dua pemain bertahan dan melepaskan sepakan ke sudut dekat.

Beberapa saat kemudian, Leao memberi sedikit harapan kepada Milan dengan gol perdananya di Liga Italia. Pemain muda Portugal ini berputar dan mengecoh empat pemain bertahan untuk menempatkan bola melewati kiper Bartlomiej Dragowski.