Abah Anton Bagi Bantuan untuk Lansia

MALANG KOTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, dalam hal ini Dinas Sosial (Dinsos), kemarin (30/5) membagikan bantuan untuk lansia (lanjut usia) terlantar atau tidak potensial di Kecamatan Lowokwaru dan Klojen. Bentuk bantuan berupa bahan kebutuhan pokok. Kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya pemkot dalam mewujudkan program Kementerian Sosial.
Bantuan langsung diserahkan oleh Wali Kota H Moch. Anton. Total ada 200 paket bantuan dengan rincian tiap-tiap kecamatan 100 paket.
Wali kota yang akrab disapa Abah Anton itu pada kesempatan tersebut mengatakan, yang dimaksud dengan terlantar atau tidak potensial adalah mereka yang belum terdata. ”Jadi, bukan terantar dalam arti sesungguhnya. Mereka adalah lansia yang belum masuk dalam data pemerintah,” ujarnya.
Dia menambahkan bahwa ini salah satu dalam program pengentasan kemiskinan. ”Program ini sudah sangat efektif. Menurut data BPS dan akademisi, ada perkembangan kesejahteraan yang rata-rata pertumbuhan 0,72 persen setiap tahun. Ini membuktikan pemerintah benar-benar serius mengatasi hal tersebut,” ungkap Anton.
Karena itu, rencananya program ini tidak hanya untuk lansia. Bantuan akan mencakup masyarakat Kota Malang yang memang memiliki hak untuk mendapatkan bantuan.
Abah Anton juga berpesan kepada dinas sosial agar terus memperhatikan para lansia di lima kecamatan Kota Malang. ”Harapannya pemkot bisa memperhatikan masyarakat, utamanya lansia,” ucapnya.

Sementara, Kepala Dinsos Kota Malang Dra Sri Wahyuningtyas Msi mengatakan, ada sekitar 500 lansia tidak potensial yang akan mendapatkan bantuan tersebut. ”Mereka mendapatkan bantuan sebanyak dua kali. Semuanya berasal dari anggaran Pemkot Malang sebesar Rp 450 juta. Ini menjadi niatan kami dalam mendukung program Pemkot Malang sekaligus Kemensos untuk mengurangi angka kemiskinan,” ucapnya.

Pewarta: Octo Pratama
Penyunting: Yunan Helmi