7 Tips Saat Perjalanan Mudik Agar Tetap Sehat dan Aman

JawaPos.com – Mengingat Lebaran sebentar lagi, masyarakat pun mulai menyiapkan diri untuk mudik. Mulai dari mempersiapkan kendaraan hingga kebutuhan Lebaran yang akan digunakan di kampung halaman nanti.

Ahli Endoskopi Gastrointenstinal yang juga Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof. Dr.dr. H. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, memberikan tips mudik aman dan sehat selama perjalanan ke kampung halaman. Langkahini bisa diikuti agar tetap bugar dan perjalanan jadi menyenangkan apalagi jika mengajak buah hati.

“Sebelum mudik yang utama adalah istirahat cukup sebelum berangkat terutama bagi pemudik yang menggunakan jalan darat, mengingat waktu sampai ketempat tujuan tidak bisa diprediksi. Apalagi bagi yang menyetir kendaraan,” kata dr. Ari kepada  JawaPos.com, Minggu (26/5).

Siapkan Sopir Cadangan

Bagi pemudik yang memang kebetulan membawa kendaraan sendiri, sebaiknya ada beberapa anggota keluarga yang siap membawa kendaraan secara bergantian. Sehingga bisa bergantian menyetir kendaraan.

Tetap Relaksasi Selama Mudik

Manfaatkan tempat istirahat untuk bisa melakukan olah raga kecil dan bisa melakukan gerakan relaksasi khususnya kaki, tangan, dan leher. Manfaatkan juga tempat istirahat untuk bisa buang air kecil. Jangan sampai menahan kencing yang akan berakibat pada infeksi saluran kencing.

Pergi Usai Buka Puasa

Bagi para pemudik yang tetap ingin melakukan ibadah puasa diusahakan agar perjalanan mudik pada saat sehabis buka. Mudik pada malam hari merupakan pilihan yang tepat mengingat suhu udara yang lebih dingin dan perjalanan yang lebih lenggang.

Lebih baik mulai perjalanan mudik usai berbuka puasa. (The National)

Perhatikan Makanan dan Minuman

Jangan membeli makanan dan minuman di pinggir jalan mengingat kualitas makanan dan minuman yang belum tentu terjaga dengan baik karena selalu terpapar dengan panas. Terutama untuk makanan dan minuman rumahan (hand made). Bagi para pemudik yang akan membawa makanan untuk bekal selama perjalanan usahakan membawa makanan kering, jika tetap juga ingin membawa bekal makanan selama perjalanan harus diperhatikan bahwa makanan basah atau nasi dan lauk-pauk yang dibawa tidak dikonsumsi kurang dari 6-8 jam setelah pembuatan.

Siapkan Obat-obatan

Jangan lupa membawa obat-obatan sederhana antara lain obat anti diare, obat sakit kepala, obat anti alergi, obat anti mual-muntah. Khususnya untuk mencegah mabuk perjalanan serta obat sakit maag. Jangan lupa membawa obat-obat rutin dikonsumsi untuk penderita penyakit kronis misal penderita kencing manis, hipertensi, penderita asma, kolesterol tinggi, dan asam urat.

Jangan Kelebihan Muatan

Hindari membawa barang bawaan berlebihan. Lebih baik barang bawaan khususnya oleh-oleh dipaketkan terlebih dahulu.

Manfaatkan Era Digital

Selama perjalanan fasilitas dari google map atau waze bisa menjadi petunjuk mencari jalan alternatif untuk menghindari kemacetan yang berat. Semua baterai gadget sudah terisi penuh, jangan lupa membawa power bank dan kabel USB penghubung untuk mengisi baterai gadget dari kendaraan kita. Gagdet bisa digunakan sebagai media informasi info jalan dan mengisi kejenuhan atau stres dalam melawan kemacetan.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani