7 Langkah Jitu Atur Gaji Agar Tak Cepat Habis Tiap Bulan

JawaPos.com – Tak jarang, gaji bulanan hanya sekadar mampir dalam rekening dikarenakan memenuhi kebutuhan harian. Belum lagi untuk memenuhi gengsi bulanan seperti beli baju baru dan hangout bareng yang membuat gaji selalu cepat habis.

Jika tidak segera dikendalikan, hal ini tentu akan memengaruhi tingkat kesehatan finansial dalam jangka panjang. Memang banyak hal tak terduga, yang pada dasarnya dapat menambah pengeluaranmu sehari-hari. Tapi, Anda harus tetap bijak menggunakan gaji.

Nah, jika ingin mengubah pola hidup Anda yang dirasa cukup boros karena gaya hidup, tak ada salahnya coba 7 langkah berikut. Seperti dilansir dari Cermati.com, Selasa (15/10), 7 langkah ini dianggap bisa mengurangi pengeluaran Anda tiap bulannya. Sehingga uang dari gaji tetap bisa bersisa.

1. Analisis Dahulu Total Pengeluaran Akhir-Akhir ini

Sebelum terlambat, coba analisis semua pengeluaran selama 7 hari atau 1 minggu ke belakangan. Lihat apakah jumlahnya lebih besar atau lebih kecil dari minggu lalu. Jika jumlahnya fix lebih besar, itu artinya Anda harus melakukan tata pengelolaan uang yang lebih ketat untuk sisa di minggu-minggu berikutnya.

Ilustrasi. Buatlah catatan dan analasis pengeluaran tiap bulan. (Nerdwallet)

Jika tidak seperti ini, yang ada pengeluaranmu semakin membengkak lagi. Akibatnya gaji yang kamu peroleh menjadi semakin tidak kelihatan wujudnya. Manfaatkan waktu-waktu kosong untuk menganalisis pengeluaran. Lakukan dengan teliti agar kamu bisa menemukan pos mana yang memiliki pengeluaran terbesar.

2. Bandingkan dengan Pengeluaran di Masa Lalu

Setelah dianalisis, bandingkan pengeluaran bulan ini dengan sebelumnya. Tujuannya untuk mengetahui selisih pengeluaran antara dua bulan sekaligus. Apabila selisihnya tidak terlalu signifikan seperti Rp 50.000 saja, itu artinya total pengeluaran Anda cenderung stabil setiap bulan. Apa yang perlu Anda lakukan selanjutnya adalah berusaha mengatur keuangan sebaik-baiknya untuk bulan depan.

Alhasil jumlah kas keluar menjadi lebih kecil. Coba bayangkan kalau bulan depan pengeluaranmu bisa hemat Rp 100.000 – Rp 200.000. Maka penghematan ini bisa dialihkan untuk kebutuhan lain atau ditabung untuk cadangan keuangan di bulan depan.

3. Pangkas Aktivitas Apa pun yang Menambah Biaya

Dalam upaya menghemat, usahakan untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Misalnya liburan, hangout bersama teman, nonton, atau pesta. Aktivitas seperti ini menyebabkan pengeluaran Anda bertambah drastis. Bahkan jumlahnya bisa mencapai dua kali lipat, lho!

Selain menguras uang, aktivitas ini juga menguras waktu dan tenaga. Daripada bersenang-senang, lebih baik manfaatkan sisa waktu Anda untuk bersantai atau melakukan hal-hal bermanfaat di rumah. Pikirkan apa yang akan terjadi di hari besok jika Anda bersenang-senang hari ini.

4. Pastikan Pikiran Selalu Tenang

Berapa banyak uang yang biasa Anda habiskan saat pikiran sedang kacau? Pasti lumayan besar apalagi proses menenangkan pikiran membutuhkan waktu yang cukup lama. Waktu 30 menit pasti tidak cukup, tetapi 2-3 jam agar pikiran benar-benar bisa tenang.

Coba bayangkan kalau Anda menenangkan pikiran di kafe dan duduk di sana selama berjam-jam, pengeluaran biasanya lebih banyak untuk jajan. Ini bisa terjadi karena menu yang dipesan juga cenderung lebih banyak. Jadi pastikan agar pikiranmu tenang setiap saat. Jika ada hal-hal yang tidak mengenakkan, Anda bisa bercerita kepada teman atau kerabat. Dengan begini, Anda akan mendapatkan solusi untuk menyelesaikan masalah tersebut.

5. Cari Pekerjaan Tambahan

Bagi yang sudah memiliki pekerjaan utama, apa salahnya untuk mencari pekerjaan tambahan untuk menambah pundi-pundi pemasukan. Pekerjaan seperti freelancer, fotografer, atau jualan online shop pun menjadi alternatif yang sangat pas.

Sebab ketiga pekerjaan ini bisa dilakukan sepulang kerja atau di sela-sela kesibukan sehari-hari. Meski pekerjaannya tampak sepele, tetapi uang yang bisa didapatkan lumayan besar lho! Apalagi kalau Anda sudah punya banyak klien atau pelanggan di luar sana.

6. Jangan Lupa Menabung, ya?

Jika sebelumnya Anda suka berfoya-foya demi kesenangan sesaat, sekarang saatnya untuk berubah. Sebab apa yang pernah Anda lakukan sangat tidak bermanfaat. Justru keuangan Anda menjadi bias dari perbuatan kala itu. Biasakan diri untuk menabung. Mulai dari menabung gaji dari pekerjaan utama hingga pekerjaan sampingan kalau Anda memilikinya.

7. Investasi Juga Tak Kalah Penting

Seperti namanya, investasi diperuntukkan untuk masa depan seseorang. Ya, masa depan kamu dan keluarga Anda. Misalnya untuk dana pendidikan anak, beli rumah, kendaraan baru, atau barang-barang mewah yang berharga mahal.

Berinvestasi sejak dini akan mengamankan finansial Anda di masa yang akan datang. Semakin cepat dimulai, maka semakin banyak uang yang berhasil dikumpulkan nanti.

8. Buat Anggaran Baru dan Patuhi

Menyusun anggaran memang sangat penting sehingga penggunaan uang menjadi tepat sasaran.  Susunlah anggaran yang baru dengan poin-poin yang berbeda dari sebelumnya. Setelah anggaran selesai dibuat, cobalah untuk mematuhinya.

Belanjakan uang hanya untuk pos-pos yang tercatat di dalam anggaran, selebihnya tidak. Dengan cara ini, pengeluaran Anda akan semakin terkontrol dan penghasilan yang sedikit pun akan cukup untuk membiayai semua kebutuhan.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah