6 Mitos vs Fakta Seputar Sunscreen yang Perlu Kalian Ketahui

Sebagai perlindungan pertama bagi kulit yang terpapar sinar matahari, nggak heran kalau banyak miskonsepsi seputar penggunaan sunscreen. Sebelum makin terjebak mitos-mitosnya, Dr Sri Adila Nurainiwati, SpKK bakal menjawab keraguan kalian tentang sunscreen. So, which one is true?

Semakin tinggi SPF, maka akan semakin baik untuk kulit

Mitos. Semakin tinggi tingkat SPF tetap nggak menjamin bisa melindungi kulitmu sepenuhnya lho! Salah satu faktor pemilihan SPF tergantung dari jenis kulit, apakah mudah terbakar (sunburn) atau nggak. Selain itu, tipe lingkungan, intensitas matahari dan lamanya pajanan juga menentukan SPF mana yang cocok untuk kulitmu.

Sunscreen dapat memicu jerawat

Fakta. In one condition: formula yang digunakan harus sesuai dengan jenis kulit. Yup, sunscreen dapat memicu jerawat apabila formulanya nggak cocok dengan jenis kulitmu. Dr Ninin menganjurkan untuk menggunakan sunscreen formula gel agar terhindar dari jerawat. Hmm, boleh dicoba tuh!

Semua sunscreen yang dijual di pasaran cocok untuk semua jenis kulit

Mitos. Tipe sunscreen yang berbeda pada setiap orang bakal menimbulkan reaksi yang berbeda pula terhadap kulit. “Sunscreen bebas minyak (oil free) cocok untuk kulit berminyak, sedangkan sunscreen yang mengandung minyak (oil based) cocok untuk kulit normal atau kombinasi,” jelas dr Dila

Kalau cuacanya nggak panas atau mendung, kita nggak butuh pakai sunscreen

Mitos. Bukan berarti ketika mendung, sinar matahari bakal aman-aman aja buat kulitmu. Jangan salah, awan ternyata nggak bisa mencegah pancaran sinar ultraviolet dari matahari loh. Sepanjang matahari belum terbenam, sinar UVB bakal tetep ada dan di waktu-waktu tertentu, kadar sinar UVA bisa berkurang namun bisa juga tinggi. So, jangan tinggalkan sunscreen-mu walaupun cuaca mendung ya!

Sunscreen dapat mencegah kanker kulit

Fakta. Seberapa tinggi pun SPF yang terkandung dalam sunscreen nggak bisa melindungi kulitmu sepenuhnya. Note that! Meski begitu, memakai sunscreen dapat mencegah kulitmu terserang kanker kulit. Akan lebih baik jika kamu juga melindungi kulitmu dengan menggunakan sunglasses atau topi untuk menghindari sunburn serta memakai kembali sunscreen setelah dua jam!

Sunscreen dapat mencegah masuknya Vitamin D dari matahari ke dalam kulit

Fakta. Tapi bukan berarti kita nggak boleh pakai sunscreen lho! Sunscreen sangat penting untuk melindungi kulit kita dari sinar UVA yang dapat menyebabkan penuaan dini dan pengeriputan kulit serta sinar UVB yang bisa menyebabkan kulit terbakar dan kanker kulit. Lalu, gimana caranya biar kita tetap bisa dapat Vitamin D dan terhindar dari sinar ultraviolet sekaligus? Do a short sunbathing! Dengan durasi yang sebentar, kita tetap bisa mendapatkan Vitamin D yang cukup dan terhindar dari sinar ultraviolet.

Penulis: Ananda Triana
Foto: Salwa Nuhanabilah
Editor : Indra M