500 Mahasiswa Exodus Geruduk Kampus Uncen, Wakapolda Turun Langsung

500 Mahasiswa Exodus Geruduk Kampus Uncen, Wakapolda Turun Langsung

JawaPos.com – Sekitar 500 mahasiswa exodus sejak pagi (23/9) menduduki kampus Uncen Abepura. Mereka berencana mendirikan posko mahasiswa di kampus tersebut. Aksi ini dijaga ketat ratusan aparat keamanan bersenjata lengkap.

Seperti diberitakan Cendrawasih Pos (Jawa Pos Group), Gerbang Utama Kampus Uncen Abepura sempat ditutup oleh mahasiswa. Sementara jalan utama depan kampus untuk smenetara tidak bisa dilalui kendataan karena ditutup oleh aparat, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Sampai berita ini diturunkan, sekitar pukul 09.30 WIT, masih terjadi negosiasi antara aparat dan mahasiswa. Ratusan mahasiswa ini ingin membangun Posko, namun belum dizinkan, dan perlu berkomunikasi dengan rekor. Mereka hendak kembali ke posko mereka di Waena dengan berjalan kaki.

Aksi ini sempat membuat panik warga dan aktivitas warga kota, terutama di Abepura, Kotaraja, Waena dan sekitarnya menjadi terganggu. Sebagian toko menutup pintu, anak-anak sekoah dipulangkan, dan aktivitas lalu lintas tidak berjalan normal, karena bebarap titik jalan menuju arah Kampus Uncen Abepura dijaga.

Aparat keamanan masih melakukan negosiasi dengan mahasiswa. Jalan utama di depan kampus Uncen abepura ditutup sementara. Wakapolda Papua Brigjend Pol Yakobus didampingi Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano, memantau kondisi perkembangan situasi di Kota Jayapura khususnya di daerah jalan lingkaran Abepura dan Kampus Uncen Abepura. Untuk memastikan bahwa adanya demo di depan Uncen tidak kejadian anarkis di Kota Jayapura.

Wakapolda Papua mengakui, situasi kondisi di Kota Jayapura saat ini masih kondusif, aktivitas masyarakat masih berjalan seperti biasa, toko-toko masih buka hanya saja memang di jalan lingkaran Abepura ada aksi demo yang menyebabkan jalan ditutup untuk sementara waktu.

“Aksi demo hari ini, kita tangani secara persuasif, saya berterima kasih kepada Wali Kota yang sudah turun dan kondisi Kota Jayapura masih aman, toko-toko masih buka,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano, mengaku kondisi Kota Jayapura masih aman, memang di wilayah Abepura khususnya di Uncen ada aksi demo sehingga jalan di tutup sementara, namun dengan adanya aparat sudah berjaga-jaga, masyarakat tidak perlu takut.