49 Tahanan Polres Malang Nyoblos Di Balik Jeruji Besi

KEPANJEN – Tahanan Polres Malang paling tidak bisa sedikit menghirup udara bebas dan merasakan pengalaman baru dengan mencoblos. Masih mengenakan baju oranye khas tahanan, mereka bergantian mencoblos di bilik yang sudah dipersiapkan dan dibawa ke dalam ruang tahanan oleh 3 TPS dari Desa Ardirejo, Kepanjen ke Rumah Tahanan Polres Malang, Rabu, (17/4) siang tadi.

Dimulai pukul 12 siang, TPS 3, 5 dan 10 di Desa Ardirejo, Kepanjen bergantian masuk ke dalam rutan.

Kasat Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) Polres Malang, Iptu Basuki mengaku awalnya ada 72 pemilik e-KTP dalam rutan, namun setelah di-cek ke Daftar Pemilih Tetap (DPT) awal di lokasi KTP masing masing ternyata banyak yang tidak terdaftar.

“Tetap saja di sini tidak bisa menyoblos pakai e-KTP saja, harus terdata di DPT masing-masing, yang mereka pindah pilih ke sini,” tutur Basuki. Dengan rincian TPS 3, mengambil suara 19 orang, TPS 5 berjumlah 15 orang dan dari TPS 10, total 15 orang.

Dengan jumlah total tahanan 96 orang, Rutan Polres Malang hanya bisa mendaftarkan sampai 49 orang saja.

“Yang baru masuk jadi gugur, karena tidak tercantum dalam DPT awal. Contohnya yang dulu tidak ada atau jarang di rumah, biasanya buronan, jadi sering tidak ada di rumah dan saat didata oleh DPT awal tidak ada, ya tidak masuk,” papar Basuki. Hal ini tentu berbeda seperti pemilihan di luar negeri bisa menggunakan e-KTP

Sofi Rahma Dewi , komisioner Divisi Perencanaan dan Data KPU Kabupaten Malang selain Polres, pihaknya juga sudah memberikan sosialisasi kepada Polsek yang tersebar di seluruh Kabupaten Malang.

“Polsek-polsek juga ada dari tahanan, juga rumah sakit ada, di RSUD, Wava, dan juga RSJ Lawang,” katanya.

KPU Kabupaten Malang juga berkoordinasi dengan Polres Malang menerbitkan surat suara A5 sebagai keterangan pindah pilih.

“Jadi di sini tidak disediakan surat suara, dan kita ambil dari 3 TPS, jadi kalau satu TPS saja khawatirnya pemilih yang ada di DPT masing-masing kekurangan surat suara,” tutur Sofi.

Pewarta: Elfran Vido
Foto: Elfran Vido
Penyunting: Fia