40 Hari, Mahasiswa Universitas Daekin Australia Belajar Bahasa dan Budaya Indonesia di UIN Malang

KOTA MALANG – Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menjadi kampus rujukan bagi 10 Mahasiwa Jurusan Bahasa Indonesia dari Universitas Daekin Australia untuk belajar budaya dan Bahasa Indonesia

Melalui BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing), program tersebut berlangsung mulai Selasa (12/11) sampai 19 Desember 2019 mendatang.

“Ini termasuk kerja sama kami dengan pihak Universitas Daekin untuk meningkatkan keilmuan mahasiswa mereka, khususnya mahasiswa Jurusan Bahasa Indonesia,” tutur Ketua Program, M Anwar Masadi kepada radarmalang.id.

Dalam proses belajar bahasa Indonesia selama kurang lebih 40 hari itu, mahasiswa Daekin akan belajar tentang bahasa Indonesia dari tim dosen khusus dari Fakultas Humaniora. Ia juga mengatakan, kalau tim yang terdiri dari Dosen Jurusan Sastra Inggris dan Bahasa dan Sastra Arab (BSA) Fakultas Humaniora tersebut telah membuat modul pembelajaran bahasa Indonesia agar tersistem dan efektif selama mengajar Bahasa Indonesia.

“Pengajarannya ya tentang ilmu bahasa Indonesia seperti struktur atau grammarnya di dalam kelas. Nanti ada juga praktiknya berupa tugas dengan membuat Vlog menggunakan bahasa Indonesia dan juga wawancara dengan mahasiswa atau dosen UIN Malang disini. Tentunya dengan menggunakan bahasa Indonesia,” tuturnya.

Sementara untuk mengajarkan budaya Indonesia, 10 mahasiswa Australia itu setiap minggunya akan diajak untuk berekreasi ke tempat bersejarah. Mulai dari Gunung Bromo, hingga makam Bung Karno.

“Kami juga akan ajak mereka belajar karawitan dan juga membatik. Hal itu diajarkan agar mereka benar-benar tahu dengan memandang langsung budaya Indonesia,” ujarnya.

Sebagai Informasi, program ini merupakan kerja sama kedelapan kali anatara UIN Malang dan Universitas Daekin yang mana diselenggarakan setiap 2 tahun sekali.

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Foto: Bob Bimantara Leander
Editor: Indra M