4 Sekolah di Palembang Terendam Banjir, Siswa Diliburkan

JawaPos.com – Hujan mengguyur kawasan Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), sejak Senin (12/11) malam pukul 22.00 WIB hingga Selasa (13/11) pukul 07.00 WIB. Sejumlah daerah pun kebanjiran.

Beberapa sekolahan ikut tergenang air. Bahkan siswanya terpaksa diliburkan. Seperti SMPN 42 di Leabang, SMPN 38 di Mata Merah, SMPN 16 dan SMPN 30 di Plaju.

Hal itu dibenarkan Kabid SMP Dinas Pendidikan (Dispendik) Palembang Herman Wijaya. “Kami sudah mengirimkan edaran dan berlaku untuk SD dan SMP,” kata Herman dalam keterangannya.

Kondisi SD dan SMP di Palembang yang kebanjiran. (Alwi Alim/JawaPos.com)


Sejauh ini, Dispendik Palembang baru menerima laporan 4 SMP yang kebanjiran. Namun masih ada sekolah lain yang belum melaporkan diri. “Kami sudah intruksikan untuk libur sementara hingga banjir mereda,” tegas Herman.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ada 27 daerah di Palembang yang tergenang air. Di antaranya Simpang Polda, Sekip, Jalan Angkatan 45, Jalan Jenderal Sudirman dan lain sebagainya. Di beberapa daerah, genangan airnya cukup tinggi. Yakni 0,5-1 meter. Sehingga warga harus dievakuasi pihak Basarnas.

“Ya, kami saat ini telah melakukan evakuasi di daerah Bandara Residence Palembang dan tengah melakukan evakuasi di daerah Seduduk putih,” kata Humas Basarnas Palembang Topan saat ditemui di Palembang.

Untuk daerah Bandara Residence, sebanyak 60 Kepala Keluarga (KK) yang harus dievakuasi karena terjebak banjir hampir satu meter. Basarnas menurunkan 8 orang dengan peralatan satu unit LCR, tandu dan pelampung untuk proses evakuasi.

Sedangkan untuk daerah Seduduk Putih, saat ini masih dihitung total KK yang dievakuasi. “Alhamdulillah, sejauh ini tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ucapnya.

(lim/JPC)