4.718 Suara Warga Kota Batu Tidak Sah

KOTA BATU – Beberapa catatan dihasilkan KPU Kota Batu dalam rekapitulasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2018, kemarin (4/7). Di hari terakhir itu, diketahui ada 4.718 jumlah suara yang tidak sah.

”Dari catatan itu, pendampingan petugas dalam memberikan pengetahuan yang benar pada pemilih harus ditingkatkan lagi,” terang Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Batu Abdur Rochman.

Catatan lain yang masuk sebagai bahan evaluasi, yakni penataan pergerakan pemilik di tempat pemungutan suara (TPS) yang dianggap masih amburadul. Minimnya sosialisasi karena terbentur hari libur menjadi alasan di balik catatan tersebut.

”Namun, ini bukan indikasi pelanggaran. Itu catatan dari pantauan lapangan hingga saat ini,” imbuh Rochman.

Catatan berikutnya terkait pendampingan terhadap pemilih difabel. ”Sesuai peraturan, harusnya mereka (penyandang difabel) bisa melakukan pemilihan sendiri tanpa didampingi siapa pun, termasuk keluarga. Tapi karena beberapa template untuk disabilitas tidak terbaca, maka mereka harusnya dibantu untuk memilih,” papar Rochman.



Beberapa poin tersebut sudah diakomodasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu. Di sisi lain, berdasarkan hasil rekapitulasi penghitungan jumlah suara hingga pukul 12.00 WIB kemarin (4/7), jumlah suara tetap berpihak pada pasangan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno. Keduanya tercatat meraih 54.928 suara. Sementara pasangan Khofifah-Emil Dardak memperoleh 53.269 suara.

”Hasil rekap akan kami lampirkan ke aplikasi situng. Kemudian diumumkan ke laman KPU,” tambah Ketua KPU Kota Batu Rochani.

Pewarta: Octo Pratama
Penyunting: Bayu Mulya
Foto: Falahi Mubarok