314 Anjing di Jakarta Sudah Miliki KTP






JawaPos.com – Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta mengeluarkan 500 microchip gratis beserta kartu identitas atau KTP untuk anjing. Progam ini telah disosialisasikan sejak tahun 2017 silam. Dengan tujuan untuk mengendalikan penularan rabies di ibu kota.





Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas KPKP Sri Hartati mengatakan dari total 500 microchip yang disediakan, sudah terpasang 314. Sementara sisanya masih dalam proses pemasangan kepada hewan yang berpemilik.





“Iya sekarang sudah terpasang 314 dari 500 microchip yang kami siapkan,” kata Sri, saat dikonfirmasi, Jumat (12/10).





Dia menambahkan 500 microchip itu dibagi ke lima wilayah yang ada di ibu kota. Masing-masing wilayah mencapatkan 100 mikrochip. Menurutnya pemasangan terbanyak ada di Jakarta Pusat sudah hampir 100 persen. 





“Jadi di Jakarta Selatan pertanggal 7 Oktober karena kita bantu sudah hampir 75 microchip yang terpasang. Paling tinggi Jakarta Pusat hampir sudah selesai,” kata Sri.





Dia menambahkan 500 microchip yang disiapkan memang gratis bagi anjing yang berpemilik. Baik untuk microchip itu sendiri, maupun pemasangannya. Setelah mikrochip terpasang pihaknya juga memberikan ‘KTP’ untuk anjing tersebut.






“Iya itu gratis dari kami. Kami bagi ke anjing siapa saja yang bisa dipasang, syaratnya harus berpemilik,” ujarnya.






Sri menjelaskan 500 microchip yang telah disebar di lima wilayah ini merupakan buatan luar negeri. Pasalnya, Indonesia belum memiliki teknologi yang dapat memadai.





“Pokoknya bukan buatan Indonesia. Di luar negeri microchip ini sudah biasa karena memang masing-masing hewan itu terdata terindentifikasi terkontrol populasi pengendalian jadi bisa lebih mudah.





Seperti yang diketahui dalam Pergub DKI Nomor 199 Tahun 2016 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pengawasan Hewan Rentan Rabies serta Pencegahan dan Penanggulangan Rabies. Pada Pergub pun diatur bahwa hewan berpemilik harus memiliki identitas.





Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI menganggarkan Rp 925 juta untuk pengendalian rabies tahun ini. Anggaran tersebut termasuk untuk pencetakan ‘KTP’ bagi anjing sebanyak 10 ribu lembar sebesar Rp 20 juta. 





(rgm/JPC)