30 Ribu Santri Ikuti Apel Hari Santri di Turen

TUREN – Peringatan Acara hari kedua peringatan Hari Santri Nasional berlangsung khidmad hari ini, Senin, (22/10). Ribuan santri santri ini terlihat khusuk mengikuti apel kebangsaan yang diadakan di Lapangan Gunung Kembar, Turen, Kabupaten Malang.

Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Malang berhasil mengangkat semangat Hari Santri Nasional melalui acara ini. Puluhan peserta Apel terlihat kompak mengenakan baju muslim putih lengkap dengan sarung dan peci bagi laki-laki, ada pula yang memakai almamater pesantren mereka sendiri-sendiri. Kesemuanya juga kompak membawa bendera indonesia berukuran kecil.

“Harapannya ingin dengan peringatan ini, santri –santri bisa terus berkontribusi bagi Indonesia,” ungkap Choirul Umam, Santri asal Ponpes An-Nur Bululawang yang mengikuti apel pagi peringatan hari santri kali ini.

Dipimpin langsung oleh plt bupati malang, HM Sanusi, Wakil Bupati ini nampak serius memimpin apel. Selain apel, acara yang mengambil tema nasional Bersama Santri, Damailah Negeri ini juga mengadakan gerak jalan santri sarungan, Minggu kemarin, (21/10). Sebagai informasi sebelumnya, kegiatan inisiasi NU Kabupaten Malang ini diikuti oleh 30 ribuan santri dan warga.

Sebagai informasi, dpilihnya tanggal 22 Oktober sebagai hari santri nasional ini masih erat hubungannya dengan sebuah momen bersejarah deklarasi Resolusi Jihad yang dilakukan pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Asy’ari pada waktu di Surabaya, 22 Oktober 1945 silam. Yang kemudian ditetapkan secara resmi oleh presiden Indonesia, Joko Widodo melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015.



Menambahkan, Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung turut menyebut para santri harus tetap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam menghadapi pesta demokrasi dan politik di tahun mendatang.

“Suara boleh beda tapi tetap satu saudara. Satu bangsa dan negara Indonesia,” tegas Ujung.

Pewarta : Elfran Vido
Foto: Elfran vido
Penyunting : Shuvia Rahma