3 Partai Masing-masing Kuasai Empat Daerah Kunci

Pemilu 2019

RADAR MALANG ONLINE – Pemilihan Presiden dan Legislatif serentak 2019 kurang dari setahun lagi. Dalam waktu yang semakin dekat tersebut, terjadi pergerakan tingkat elektabilitas partai di empat wilayah kunci, yakni Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. ?

Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya mengatakan dari rilis survei yang telah dikeluarkan pada empat wilayah itu, menunjukkan bahwa Partai Gerindra menjadi partai favorit dengan 20,6 persen suara di Provinsi Banten.

“Sedangkan di Jawa Barat dan Jawa Tengah, PDIP menjadi yang teratas dengan 22,1 persen di Jawa Barat dan 38,3 persen di Jawa Tengah. Di Jawa Timur, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang paling banyak dipilih dengan 25,1 persen,” ujar Yunarto dalam keteramgan tertulis yang diterima RADAR MALANG ONLINE, Kamis (7/6).

Meskipun begitu, posisi di bawah partai-partai tersebut masih terus dinamis. Di Banten, Partai Golkar menempel Gerindra dengan 15 persen diikuti PDIP 14,4 persen, PKS 7,1 persen, Partai Demokrat 5,8 persen, PPP 3,9 persen, PKB 3,8 persen, Partai Nasdem 3,3 persen, Partai Perindo 3,0 persen, PAN 3 persen, Partai Hanura 0,8 persen, PKPI 0,6 persen, PSI 0,4 persen, Partai Garuda 0,3 persen, PBB 0,3 persen, dan Partai Berkarya 0,1 persen.



Di Jawa Barat, Gerindra mengikuti dengan selisih cukup jauh, 14,7 persen, diikuti Golkar 11,7 persen, PKS 8,2 persen, Partai Demokrat 6,3 persen, PKB 6,2 persen, Nasdem 6,2 persen, PPP 6,1 persen, Perindo 3,4 persen, PAN 1,7 persen, Garuda 0,4 persen, PSI 0,3 persen, PBB 0,3 persen, Hanura 0,1 persen.

Sedangkan di Jawa Tengah, PKB cukup jauh di bawah PDIP dengan 10 persen, PPP 7,1 persen, Golkar 7 persen, Gerindra 6,9 persen, Demokrat 5,2 persen, PKS 4,3 persen, Nasdem 4,2 persen, Perindo 3,1 persen, PAN 3,1 persen, Garuda 0,2 persen, PSI 0,2 persen, Hanura 0,2 persen.

Meski tidak menjadi pilihan favorit, PDIP di Jawa Timur masih kuat. Mereka membuntuti PKB dengan 20,3 persen, diikuti Gerindra 10 persen, Golkar 7,1 persen, Demokrat 6,4 persen, PPP 5,9 persen, Nasdem 5,1 persen, Perindo 3 persen, PAN 2,7 persen, PKS 1,8 persen, Hanura 0,5 persen, PBB 0,3 persen, Garuda 0,2 persen, PSI 0,2 persen, Berkarya 0,1 persen.

“Charta Politika menggelar survey tersebut untuk mengetahui preferensi politik masyarakat di empat provinsi di Pulau Jawa menjelang Pilgub 2018 dan Pemilihan Umum Presiden dan Legislatif serentak 2019,” katanya.

Menurut Yunarto, empat provinsi menjadi sasaran karena menjadi kunci perolehan suara. Proses pengumpulan data dilaksanakan pada 23 – 29 Mei 2018 melalui wawancara tatap muka (face to face interview) dengan menggunakan kuesioner terstruktur (structured interview).

Yunarto mengatakan, pergerakan umumnya partai-partai kecil di empat wilayah tersebut cukup ekstrim.

“Ada partai yang di satu provinsi suaranya di atas 5 persen di provinsi lain bisa sampai di bawah 2 persen. Sangat ekstrim,” ungkapnya.

Tapi, berbeda dengan Nasdem. Partai ini memiliki sebaran yang merata di empat provinsi tersebut.

“Merdeka konsisten di atas 3 persen. Hanya di Banten mereka dapat 3,3 persen sedangkan di wilayah lain selalu di atas 4 persen,” pungkasnya.

Adapun total jumlah responden yang diambil Charta Politika mencapai 4.400 responden dengan rincian, 800 responden dari Provinsi Banten dan 1.200 responden masing-masing dari tiga wilayah lainnya. Usia minimum responden adalah 17 tahun atau sudah memenuhi syarat pemilih.

Seperti diketahui Pagu Dana Desa untuk 2018 yakni Rp 4,823 triliun. Pembagian DD juga selama satu tahun tidak sekaligus, yakni terbagi dalam tiga tahap.

(gwn/JPC)